Tampilkan postingan dengan label [Dars] Nahwu Wadhih Jilid 2. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label [Dars] Nahwu Wadhih Jilid 2. Tampilkan semua postingan

Selasa, 27 Oktober 2015

Pelajaran ke-4

 🌹MACAM -MACAM I'ROB🌹

1. Burung itu terbang.
2. Air itu segar/tawar.
3. Kuda itu liar.
4. Aku melihat burung yang berputar.
5. Aku minum air tawar.
6. Penunggang itu melatih kuda.
7. Aku melihat ke burung yang berputar.
8. Ikan itu hidup dia air.
9. Penunggang kuda itu turun dari kuda.
              🌻🌻
1. Ali menyalakan lampu.
2. Tentara itu merangkak.
3. Pohon itu berdaun.
4. Ali tidak menyalakan lampu.
5. Tentara itu tidak merangkak.
6. Pohon itu tidak berdaun.
7. Ali tidak menyalakan lampu.
8. Tentara itu tidak merangkak.
9. Pohon itu tidak berdaun.


📗Pembahasan


الطائر،الماء،الحصان
📎Pada contoh bagian pertama semuanya adalah isim,dan pada contoh ketiga yang pertama sebagai mubtada',
🔎dan yang menunjukkan atas marfu'nya adalah adanya harokat dhommah pada akhir setiap kata.
📎 Dan pada contoh yang ke-3 karena masing-masing darinya sebagai maf'ul bih,
🔎Dan yang menunjukkan atas nashobnya adalah adanya harokat fathah pada  akhir setiap kata darinya.

📎Dan pada contoh ke-3 yang ke-3 majrur karena setiap darinya diakhiri dengan huruf jar,
🔎Yang menunjukkan atas jarnya adalah adanya kasroh pada akhir setiap kata darinya.

💡Oleh karena itu kita melihat bahwasanya isim-isim ini berubah akhirnya dari rofa' ke nashob kemudian kejar¹,oleh sebab itu tentu dia adalah isim-isim yang mu'rob.

---------------
¹ Disitu tertulis الجزم,yang benar الجر.
Karena jazm untuk fi'il buksn isim,sedangkan disini kita membahas isim.
🔖Dan Kata-kata :
يوقد ،تزحف،تورق
▶pada contoh bagian kedua adalah fi'il-fi'il mudhori'.
1⃣Dan pada contoh ketiga yang pertama dari pembagian ini dia marfu',karena kosongnya dia dari penashob dan penjazm,dan yang menunjukkan rofa'nya fi'il mudhori' tersebut adalah adanya dhommah diakhir setiap dari fi'il mudhori' tersebut.
2⃣Dan pada contoh ketiga yang kedua adalah manshub karena kemasukan لن padanya,dan yang menunjukkan nashobnya adalah adanya fathah diakhir kata darinya.

3⃣Dan pada contoh ketiga yang terakhir majzum karena kemasukan salah satu alat penjazm padanya,dan yang menunjukkan atas jazmnya dia adalah adanya sukun diakhir huruf di fi'il mudhori' tersebut.

🔄Dan oleh karena itu kami melihat bahwasanya fi'il-fi'il ini berubah akhiranya,yaitu dari rofa' ke nashob kemudian ke jazm,
👉🏻kalau begitu keadaannya tentu dia adalah fi'il yang mu'rob(berubah-ubah).


 🌻Kaidah🌻

🔅Keadaan-keadaan yang dia mengenai akhir kata-kata yang mu'rob ada empat,yaitu rofa',nashob,jar dan majzum ,dan dinamakan macam-macam i'rob.
🔅Tanda-tanda i'rob yang asli ada empat yaitu dhommah,fathah,kasroh dan sukun dan ada tanda-tanda lain yang disebutkan pada tempat-tempatnya.

🔅rofa' dan nashob keduanya  sama untuk isim dan fi'il.
Jar khusus untuk isim sebagaimana jazm khusus untuk fi'il.

Pelajaran ke-3

__JENIS-JENIS BINA'___

〰〰〰〰〰〰

1.Berapa kuda di lapangan itu?

2.Berapa kau membeli jam tangan?

3.Berapa kali engkau berjanji dan tidak engkau.tepati?

4.Udara itu segar.

5.Apakah udara itu segar?

6.Udara itu sungguh segar.

7.Berdirilah dimanapun engkau berada.

8.Pergilah kemanapun engkau mau.

9.engkau duduk  dimanapun yang udaranya bagus.

10.Pada waktu sore panas sekali.

11.Aku mengunjungi piramid pada waktu sore.

12.Pada waktu sore aku pergi ke benteng.


✏PEMBAHASAN

Kita telah mengetahui dari apa-apa yang telah berlalu bahwa mabni adalah apa-apa yang tetap akhirannya dalam keadaan satu didalam semua susunan,dan disini kita ingin mengetahui keadaan yang tetap  akhirnya,maka kita katakan :
Kata : kam,i'tadala,haitsu dan amsi pada contoh yang telah berlalu semuanya mabni,karena akhirannya tetap satu keadaan tidak berubah meskipun berubah susunannya.




⚫Maka akhir (kam) tetap dengan sukun,dan oleh karena itu dikatakan dia mabni diatas sukun,
👉dan akhir (i'tadala) tetap dengan fathah,dan oleh karena itu pula dikatakan dia mabni diatas fathah,
👉dan akhir (haitsu) ditetapkan dengan dhommah,dan oleh karena itu dikatakan dia mabni diatas fathah,
👉dan akhir (amsi) ditetapkan dengan kasroh,oleh karena itu dikatakan mani diatas kasroh.

⚫Dan apabila kita meneliti pada akhir kata yang mabni ..kita tidak akan mendapati dalam satu keadaan yang lain kecuali 4 keadaan ini.

⚫Dan disini tidak ada kaidah yang khusus yang supaya keadaan akhir kata yang mabni itu diketahui dengannya,dan sumber yang demikian itu kita bisa tau dari kitab-kitab lughoh yang terpercaya.



 〰〰ĶÁÎĎÂĤ〰〰

▪Keadaan yang ditetapkan akhir katanya mabni ada 4,yaitu sukun,fathah,dhommah dan kasroh,
Dan dinamakan macam-macam bina'/mabni.
▪Kata yang ditetapkan akhirannya dengan sukun,fathah,dhommah,kasroh maka dikatakan dia mabni diatas sukun,fathah,dhommah,dan kasroh.

Senin, 26 Oktober 2015

Pelajaran ke-2

 👉MABNI DAN MU'ROB👈
〰〰〰〰〰〰〰
1.Dimana rumahmu?

2.Kemana kau pergi?

3.Kemana kau berjalan?

4.Pembantai itu menyembelih domba.

5.Pembantai itu menyembelih domba.

6.Apakah pembantai  itu menyembelih domba?

7.Dari mana kau datang?

8.Aku datang dari rumahku.

9.Aku mengambil uang logam ayahku?

10.Kapas adalah tiang kemakmuran di mesir.

11.petani itu memetik kapas.

12.pakaian itu terbuat dari kapas.

13.Bunga itu layu.

14.Aku mencium bunga.

15.Aku memperhatikan bunga.

16.Kebun itu berbuah.

17.Kebun itu tidak berbuah.

18.Kebun itu tidak berbuah.


▪PEMBAHASAN

   Jika engkau memperhatikan kata-kata : أين،ذبح،dan yang termasuk contoh bagian yang pertama,engkau mendapati akhir setiap kata darinya(contoh isim yang pertama) tetap pada 1 keadaan yang tidak berubah meskipun kedudukan kata dari kalimat berubah,
Maka,akhir setiap dari 2 kata أينdan ذبح tetap fathah pada contoh yang telah berlalu,
🔵Dan kata-kata yang tetap akhirnya pada satu keadaan semuanya adalah huruf-huruf,dan demikian juga fi'il madhi dan fi'il amr, tanpa terkecuali.
🔵Dan jika engkau memperhatikan kata-kata:القطن،الوردة،يثمر pada contoh yang kedua engkau akan mendapati setiap darinya berubah dari satu keadaan  ke keadaan yang lain berubah tempatnya dari kalimat.
Maka kata القطن dan الوردة  akhir masing-masing darinya berubah pada contoh yang telah berlalu dari roda' ke nashob kemudian ke jar,dan kata يثمر berubah jahitannya pada contoh yang telah berlalu juga,dari rofa' ke nashob kemudian ke jar.

Pelajaran Ke-1




▶ PEMBAGIAN FI'IL KEPADA SHOHIHUL AKHIR DAN MU'TAL AKHIR◀

••contoh :

1.pemburu itu melemparkan jaringnya.
2.orang yang sakit itu memanggil dokter.
3.orang yang berdosa itu mendapatkan balasannya.
4.laki2 itu senang.
5.langit itu bersih.
6.musim dingin itu dekat.
7.muhammad takut robbnya.
8.aku mencari ridho orangtua.
9.orang yg membangun itu membangun masjid.
10.tempat itu gelap.
11.lampu itu menyala.
12.anak laki2 itu mandi.


📝PEMBAHASAN

kata-kata :
ألقى و دعا و يلقى
Pada 3 contoh yg pertama semuanya adalah fi'il,dan akhir setiap darinya adalah ALiF karena dia diucapksn dengan ALIF.dan alasan yg dijadikan sndaran disana adalah PENGUCAPAN bukan TULISAN,dan fi'il2 itu dinamakan fi'il2 yg mu'tal akhir(mu'tal akhir).
••••••••••••••••••••••••••••••
Fi'il yg mu'tal akhir itu yg diakhir fi'il ada salah satu huruf2 penyakit(yaitu; ي،ا،و),
••••••••••••••••••••••••••••••••
Kata :
سرو و تصفو و يدنو
Pada 3 contoh yg kedua semuanya adalah fi'il dan akhir setiap darinya adalah wau,dan dinamakan fi'il2 yg mu'tal akhir
Kata :
خسى و أبغى و يبنى
Pada 3 contoh yg ketiga semuanya adalah fi'il, dan akhir setiap darinya adalah ياء،dan yg demikian dinamakan fi'il2 yg mu 'tal akhir.
    Dan kata :
أظلم واتقد ويستحم
Pada 3 contoh terakhir  semuanya adalah fi'il2,dan akhir setiap darinya bukanlah alif,wau,atau ya',dan dinamakan fi'il2 yg shohih akhirnya


 QOIDAH:

🍁fi'il mu'tal akhir adalah apa2 yg  akhirannya adalah alif,wau atau ya'.Dan huruf2 yg tiga ini dinamakan huruf ILLAH
🍁fi'il shohihulakhir adalah apa2 yg akhirannya bukan salah satu dari huruf2 illah yg tiga itu.