Tampilkan postingan dengan label Tarbiyatul Aulad. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tarbiyatul Aulad. Tampilkan semua postingan

Minggu, 02 Agustus 2015

Bolehkah Anak-Anak Bermain Bapak-Bapakan/Ibu-Ibuan?

💼〰👛〰💼〰👛〰💼〰👛

Bolehkah Anak-Anak Bermain Bapak-Bapakan atau Ibu-Ibuan ?

Syaikh Al Utsaimin -rahimahullah- ditanya :


                         💼〰👛

📌 Ketika anak-anak bermain bersama yang lain, anak lelaki memerankan seorang ayah dan anak perempuan memerankan seorang ibu, apakah mereka dibiarkan melakukan yang demikian itu atau dilarang darinya ? Mengapa ?


Jawaban  :

❗ Aku berpendapat hendaknya mereka dilarang dari yang  demikian, karena bisa jadi si anak lelaki akan meningkat dengan hal ini kepada tahap tidur bersama si anak perempuan. Dan menutup pintu (perantara) di sini lebih utama.

📚 Fatawa tuhimul usrotul muslimah hal.138

✏ Ummu Hudzaifah As Samarindiyyah

🌷🍃ash shalihah🍃🌷

Rabu, 29 Juli 2015

Kitab Huququl Aulad 17 (Kajian Selesai)

🌺 KAJIAN KITAB 🌺

📙ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ

ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ , ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺃﻣﺎ ﺑﻌﺪ :

ﺃﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita tentang hak-hak anak yang merupakan kewajiban orang tua , kita masih pada poin ke 13 yang merupakan poin terakhir dari hak anak :

💦💦 Anak setelah dewasanya , dimana dia tidak mampu mengisi waktu luangnya dengan sesuatu yang bermanfaat , mayoritas kesalahan dari pihak orang tua yang tidak pernah memberi CONTOH yang baik untuk anak2nya , bahkan orang tua tidak pernah disibukkan dengan do'a- do'a khusus untuk anak2nya.

📗 Ibnul Qayyim Al jauzi ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ berkata , dalam kitab Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud , hal.351 :

"Betapa banyak orang tua yang menyengsarakan anaknya , buah hatinya didunia dan akhirat dengan cara mengabaikannya dan tidak mendidiknya , tidak melatih anak untuk bisa mengalahkan hawa nafsunya , anehnya dia mengira telah memuliakan anaknya , padahal hakekatnya dia telah menghinakan anaknya , dia mengira telah menyayangi anaknya , padahal telah mendholiminya , maka akibatnya dia tidak mendapat manfaat dari anaknya , hilanglah kesempatan untuk mendulang pahala dari anaknya didunia dan akhirat . Maka jika anda memperhatikan kerusakan akhlak pada anak , umumnya karena kesalahan orang tua".

🌱 Beliau juga berkata :

"Mayoritas anak yang rusak akhlaknya karena kesalahan orang tua yang tidak peduli pada anaknya , tidak mengajari kewajiban2 dalam agama juga sunnah2nya , ketika kecil anaknya diabakan , maka ketika dewasa , orang tua tidak bisa memetik manfaat dari anaknya .

💦💦 Ketika orang tua kecewa dan mencela kedurhakaan anaknya , anakpun spontan menjawab :

"Wahai ayahku , engkau telah durhaka kepadaku ketika aku kecil , maka akupun membalas durhaka kepadamu ketika aku sudah besar , engkau abaikan aku dimasa kecilku , srkarang akupun mengabaikanmu dimasa tuamu".
Tuhfatul Maudud bi Ahkamil Maulud, hal.347

👍Maka contoh yang baik adalah sesuatu yang PENTING dalam tarbiyatul aulaad.

🌷 WAJIB bagi orang tua untuk memberi CONTOH akhlak yang baik.

❌ Tidak boleh orang tua menyuruh anaknya melakukan suatu kebaikan , sementara dia sendiri tidak memberikan contoh.

Misalnya :

Melarang anaknya berteriak , sementara dia sendiri marah2 sambil berteriak-teriak❗

Seperti bait syair berikut ini :

🌷 Orang yang tidak bertaqwa
💐Menyuruh orang lain untuk bertaqwa

Ibarat :

🌷 Seorang dokter mengobati orang lain

🌻 Sementara dokternya sendiri sakit ❗❗❗

👆 Pendidikan tanpa contoh tidak akan berhasil.

Anak tumbuh besar , mencontoh orang tuanya , suka atau tidak suka , begitulah kenyataannya.

Karena itu kerusakan akhlak anak sebabnya bersumber dari RUMAH orang tuanya.

🌴 Anak laki mencontoh bapaknya

🌺 Anak wanita mencontoh ibunya

Disengaja atau tidak , disadari atau tidak , ketika anak melihat tingkah laku dan akhlak bapaknya atau ibunya , masing2 anak merekam dalam kalbunya , lalu mencontohnya.

👍 Maka CONTOH yang BAIK sangat dianjurkan dalam agama kita , dan itulah jalan kesuksesan dakam tarbiyatul aulaad.

Allah Ta'ala berfirman :

ﻟﻘﺪ ﻛﺎﻥ ﻟﻜﻢ ﻓﻲ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﺃﺳﻮﺓ ﺣﺴﻨﺔ

"Sungguh pada diri Rasulullah ada contoh yang baik untuk kalian".
QS.Al Ahzab:21

☝ Siapa yang ingin berhasil anak2nya , hendaklah menjadi contoh yang baik , menjalankan perintah Allah , dan tidak melanggar batas ketentuan Allah yang diharamkan.

Allah Ta'ala berfirman :

ﺗﻠﻚ ﺣﺪﻭﺩ ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻠﺎ ﺗﻌﺘﺪﻭﻫﺎ

"Itulah batas hukum2 Allah , maka jangan melampui batasannya".
QS.Al Baqarah : 229

💐 KESIMPULAN :

TARBIYATUL AULAAD adalah perkara yang agung,mulia dan sangat penting , akan dimudahkan bagi siapa yang dikehendaki oleh Allah , untuk itu hendaklah setiap orang tua BERDO'A siang malam sambil memohon.PERTOLONGAN Allah agar memberi.hidayah kejalan yang lurus , dan agar diberi keturunan yang sholih.

☝ Semoga Allah memberi kepada kami dan juga kalian anak keturunan yang sholih dan sholihah , yang bermanfaat dunia dan akhirat , Amin !

       Inilah yang bisa saya persembahkan , semoga Allah meridhoi.

PENTERJEMAH :

Akhowatiy fillah , sampai disini habis materi kitab , yang berikutnya insyaAllah ana terjemahkan " TANYA JAWAB " seputar tarbiyyatul aulaad , masih dalam kitab yang sama , barokallahu fiykum.

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

📮ﺃﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺃﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴد


~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸Group Wa BILAAD(Tarbiyatul Aulaad)🌸
~~~~~~~~~~~~~~~~~~
💐🌾🌷🍃🌹🌿🌻

Kitab Huququl Aulad 16

KAJIAN KITAB

         ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
   ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ , ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :

ﺃﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Hak anak yang merupakan kewajiban orag tua , yang berikutnya kita sudah sampai pada poin ke :

12. Memperhatikan hajat anak serta duduk bersama mereka untuk ikut menyelesaikan kesulitan yang dihadapi anak.

       Sudah menjadi kepastian bahwa setiap manusia akan mwnghadapi masalah dan kesulitan dalam hidup , begitupula anak-anak kita , baik yang laki-laki maupun anak wanita , terutama ketika mereka mulai beranjak dewasa.
Maka menghadapi anak diusia dewasa tentu BERBEDA ketika mereka masih kanak-kanak dahulu.
Hak anak untuk mendapai bantuan dan pertolongan dari orang tua ini wajib diberikan , bahkan semenjak anak belum lahir , ketika masih janin dalam kandungan ibu , kemudian dimasa bayi ketika masih menyusu , lalu masa kanak-kanak ,yang berikutnya di masa dia mulai tumbuh remaja sampai dimasa dewasa.

Tidak pernah habis-habisnya hak anak harus terus diberikan , disetiap jenjang usia , semakin tahun semakin bertambah usia anak , dan dimasing-masing jenjang usia itu BERBEDA pula CARA kita mendidik dan memperlakukan anak .

       Tumbuh kembang anak yang terdidik dengan baik sejak masa kecil , akan sangat BERMANFAAT ketika anak mulai beranjak dewasa.

💦 Sebaliknya , anak yang terabaikan pendidikannya dimasa kecil , maka akan mengecewakan dimasa dewasanya , muncul berbagai akhlak yang jelek pada anak , bahkan tidak sopan dan tidak beradab kepada kedua orangtuanya , berbagai kedurhakaan muncul pada anak terhadap orang tuanya.

❓ Orang tua mulai bertanya-tanya , mengapa anak yang ditimang-timang ketika bayi , sekarang DURHAKA ❓

💦 Kadang kala dan bahkan mayoritas SEBABNYA karena kesalahan ORANG TUAnya , yang salah didik atau mengabaikan pendidikan anaknya.

👉 Al Imam Ibnul Qayyim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ berkata :

"Berapa banyaknya orang tua yang MENYENGSARAKAN anaknya , buah hatinya di dunia dan akhirat , dengan mengabaikan dan tidak mendidik anak-anaknya , tidak melatih anaknya untuk berjuang mengalahkan nafsu syahwatnya , dia mengira telah memuliakan anaknya padahal hakekatnya dia telah menghinakan anaknya , dia mengira telah menyayang, padahal dia telah mendholimi anaknya , hilanglah harapan untuk memperoleh manfaat dari anaknya , hilang pula harapan untuk meraih keberuntungan dari anaknya di dunia dan akhirat.
Maka jika kamu melihat kerusakan akhlak pada anak , umumnya dari sebab kesalahan orang tuanya."
kitab Tuhfatul Maudud , hal.351.

🌺 Karena itulah termasuk hak anak yang harus ditunaikan oleh kaum ayah dan ibu adalah:

Membantu anak ketika mereka menghadapi masalah , mendidiknya untuk bisa mwnyelesaikan masalah yang dihadapi dengan cara logika dan penuh hikmah.

💪 Ada masalah yang harus dihadapi dengan KEKUATAN dan diselesaikan dengan TEGAS.

👍 Adapula masalah yang harus dihadapi dan diselesaikan dengan KELEMBUTAN

Semua itu tergantung jenis masalah dan kesulitan.

🌺 Kadang menurut kita itu bukan masalah , tapi bagi anak , apalagi ketika mulai beranjak dewasa , hal itu menjadi masalah BESAR yang membuatnya sedih , sehingga dia butuh MUSYAWARAH untuk memecahkannya .

👍 Dan orang terbaik yang diajak musyawarah adalah orang tuanya sendiri , bapak dan ibunya.

💡Dengan musyawarah/sharing antara orang tua dan anak , maka akan RINGANlah beban kesulitan anak , bahkan akan mendapati jalan keluar yang mudah.

❌ Sebaliknya orang tua yang keras , cuek , tidak perhatian kepada anak , maka akan membuat anak MENDERITA kesepian , terkurung dalam masalahnya tanpa tahu solusinya.

🌷 Meskipun kesibukan banyak , pekerjaan dan tugas kita menumpuk , tapi anak-anak kita apalagi yang beranjak dewasa , sangat butuh perhatian kita orang tuanya , buruh bantuan kita dalam menyelesaikan setiap masalahnya.

🌺 Yang harus kita pethatikan , adalah mendidik anak untuk menumbuhkan rasa KHOUF/TAKUT hanya kepada Allah
ROJA'/BERHARAP hanya kepada Allah
MAHABBAH/CINTA kepada Allah diatas segalanya
🌱 TANAMKAN aqidah itu dihati anak , sehingga abak tumbuh kembang menjadi dewasa dengan TAUHID yang sempurna.

🌍 Kehidupan dunia ini silih berganti siang dan malam , barang siapa yang melakukan kebaikan , dia akan mendapat hasil yang baik.
Sebaliknya , siapa yang jelek perbuatannya , dia akan menerima hasil yang jelek pula , wal 'iyadhu billah. Maka jangan mencela siapapun kecuali diri sendiri .
Jika telah menunaikan kewajiban , lepaslah dia dari tanggungjawab dan selamat dari celaan dan ancaman Allah Azza ws Jalla .
Allah tidak membebani jiwa kecuali sesuai kemampuannya.

Bersambung .

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.

ﺃﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺃم ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴﺪ

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🌸WA Group BILAAD
 (Tarbiyatul Aulaad)🌸
~~~~~~~~~~~~~~~~~~

Kitab Huququl Aulad 15

KAJIAN KITAB

       ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
  ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ.
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ . ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :

ﺃﺧﻮﺍﺗﻲ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

HAQ ANAK yang ke :

11. Mendoakan mereka.

Wajib orang tua untuk selalu mendoakan anak2nya agar mendapat hidayah dan taufik dari Allah.

✔ Wajib pula orang tua agar menjauhi doa kejelekan , sumpah serapah , caci makian , dan kata-kata yang mengandung doa kejelekan untuk anak-anaknya.

👉 Banyak doa yang dicontohkan dalam Al-Qur'an , antara lain
Allah Ta'ala berfirman :

ﻭﺃﺻﻠﺢ ﻟﻲ ﻓﻲ ﺫﺭﻳﺘﻲ ﺍﻧﻲ ﺗﺒﺖ ﺍﻟﻴﻚ

"Dan perbaikilah anak keturunanku , sesungguhnya aku bertaubat kepadaMu".
QS.Al-Ahqaf : 15

🎀 Barang siapa yang dikaruniai anak WANITA , hendaklah dia ridho dengan takdir Allah untuknya.

Allah Ta'ala berfirman :

ﻳﻬﺐ ﻟﻤﻦ ﻳﺸﺎﺀ ﺍﻧﺎﺛﺎ ﻭﻳﻬﺐ ﻟﻤﻦ ﻳﺸﺎﺀ ﺍﻟﺬﻛﻮﺭ .
ﺃﻭ ﻳﺰﻭﺟﻬﻢ ﺫﻛﺮﺍﻧﺎ ﻭﺍﻧﺎﺛﺎ ﻭﻳﺠﻌﻞ ﻣﻦ ﻳﺸﺎﺀ ﻋﻘﻴﻤﺎ.

"Allah memberi anak perempuan kepada siapa yang dikehendaki , da memberi anak laki2 kepada siapa yang dikehendaki.
Atau memberikan kembar anak laki2 dan wanita , dan menjadikan mandul kepada siapa yang dikehendaki".
QS. As Syuuro:49-50

       Ini adalah hikmah,kehendak dab kekuasaan Allah kepada 2Nya , dimana tidak ada yang mampu menolak kehendak dan takdirNya , anak laki atau anak perempuan adalah kehendak Allah.

🌷 Maka seorang hamba wajib jika dikaruniai anak wanita , atau bakhan jika semua anaknya wanita , atau kebanyakan anaknya wanita , untuk memperhatikan tarbiyah/pendidikan mereka , didalamnya mengandung PAHALA yang BESAR.

       Dari Urwah bin Zubair:
Bahwa Aisyah istri Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
bercerita kepad beliau :
Telah datang kepadaku seorang wanita pengemis bersama dua anak wanitanya , tapi aku tidak mempunyai apapun kecuali satu kurma , lalu aku berikan kurma itu kepadanya , lalu dia membagi dua dan diberikan masing2 kepada kedua anak wanitanya , lalu dia berdiri dan berlalu.
Ketika Rasulullahbﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ masuk rumahku , aku ceritakan hal itu kepada beliau , maka beliau bersabda :

ﻣﻦ ﻳﻠﻲ ﻣﻦ ﻫﺬﻩ ﺍﻟﺒﻨﺎﺕ ﺷﻴﺊﺍ , ﻓﺄﺣﺴﻦ ﺍﻟﻴﻬﻦ ﻛﻦ ﻟﻪ ﺳﺘﺮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻨﺎﺭ

"Barang siapa mendapati ujian dengan sesuatu pada anak2 wanita , lalu dia berbuat baik kepada mereka , maka mereka (anak2 wanita) akan menjadi hijab untuknya dari neraka".
HR. Bukhari dan Muslim.

✅ Keterangan Pent :

Maka janganlah bersedih dan merasa kurang sempurna jika dikaruniai anak2 perempuan , karena dalam beberapa riwayat yang shohih dijelaskan FADHILAH dan keutamaan anak perempuan , jika orang tua mendidiknya dengan tarbiyah yang baik , maka kelak anak2 wanitanya akan menjadi HIJAB dari api neraka.

👉 Sebaliknya yang ditakdirkan memiliki banyak anak laki2 , janganlah kibir/sombong , fakhr/bangga , tapi hendaknya disyukuri pemberian dari Allah Ta'ala dengan mendidik mereka dengan tarbiyah yang baik pula.


12. Memperhatikan hajat anak , serta duduk dengan mereka untuk ikut memecahkan kesulitan yang dihadapi anak.

Bersambung insyaAllah.

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.

📝ﺃﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺃﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴﺪ

--------------------
🌸Grup WA.Tarbiyatul Aulaad ( BILAAD)🌸
--------------------

Kitab Huququl Aulad 14

🌸KAJIAN KITAB🌸

       ﺣﻘﻮﻑ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
   ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ ,
ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﻯﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita HAQ ANAK yang harus diberikan oleh orang tua , kita masih pada poin ke tujuh , yakni mendidik anak untuk BERAKHLAQUL KARIMAH:

       Ajarkanlah kepada anak2 akhlaq yang agung,sebagai berikut:

* Menepati janji

* Menyayangi yang lemah

* Jujur dalam betbicara

* Ittiba' kepada Rasulullah
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ

* Menjaga waktu

* Memelihara amanat

* Bakti pada orang tua

* Menjaga hak tetangga

* Bersifat malu

* Pemaaf dan lembut

* dan akhlaq mulia yang
   lainnya.

      📗 Imam Ibnul Qayyim berkata :

"Termasuk yang paling dibutuhkan oleh anak adalah pendidikan AKHLAQ , karena anak akan tumbuh dewasa dengan kebiasaan sejak kecilnya yang dia dapati dari pendidiknya , jika pendidiknya (apakah itu ibu,bapak ataupun gurunya,pent.) mendidik dengan memiliki sifat

🔖pemarah,

🔖tergesa-gesa

🔖menuruti hawa nafsu,

🔖keras,

🔖kaku,

 maka sianak pun akan terbiasa dengan akhlak dan sifat2 jelek tersebut , maka anak akan tumbuh besar dengan terukir kuat dalam watak dan jiwanya prilaku dan akhlak yang jelek , maka sulit untuk menghapus ukiran dan pahatan yang sudah melekat dalam jiwanya ketika dia tumbuh dewasa , maka jadilah dia orang dewasa yang berakhlaqul madzmumah/berakhlaq tercela , maka banyak kamu dapati orang jelek akhlaknya disebabkan salah didik diwaktu kecilnya.

🚦Untuk MENGHINDARI hal tersebut diatas,wajib MENJAUHKAN anak-anak dari hal-hal berikut :
🔰1. Tempat bermain yang bathil.

🔰2. Nyanyian, lagu2

🔰3. Mendengar perkataa keji dan kotor

🔰4. Kebid'ahan

🔰5. Tempat2 yang jelek bermaksiat.

👉Karena jika anak terbiasa mendengar dan melihat kejelekan seperti diatas sejak kecil , maka akan sulit menjauhkannya ketika dewasa , maka orsng tua kelak akan kewalahan dan kesulitan , karena MERUBAH KEBIASAAN adalah perkara PALING SULIT , membentuk pola watak baru sebagai ganti watak lama adalah sesuatu yang hampir TIDAK MUNGKIN , keluar dari watak kebiasaan lama sangat..sangat sulit.

⚠MENJAUHI sifat PENDUSTA dan KHIANAT lebih besar dari pada menjauhi RACUN yang BERBISA.

Karena ketika seseorang gampang untuk berdusta dan berkhianat , maka hancurlah sudah jalan kebahagiaan dunia dan akhiratnya , dan tertutupla semua pintu kebaikan untuknyEa.

🚫Yang harus juga dijauhkan dari anak sejak dini , adalah sifat MALAS dan sering santai mengabaikan tugas dan kewajiban.
Bahkan sebaliknya , ajarkan anak untuk selalu SEMANGAT dan RAJIN .

☝Bahkan setelah berakal , biasakan anak untuk BANGUN DIAKHIR MALAM , karena itu waktu khusus yang istimewa , waktu dibagikan dan dicurahkan kebaikan dan pahala yang banyak, ketika itu DIBIASAKAN sejak kecil , MUDAH untuk meneruskan ketika besar.
Dari kitab Tuhfatul Maudud , hal 349-351

📝Syekh Abdurrohman bin Naasir As-Sa'di berkata :
"Manusia yang paling utama untuk kamu didik , dan paling berhak untuk kamu berbuat baik , adalah ANAK2 MU , karena Allah menjadikan mereka itu amanat untukmu , dan Allah berwasiat agar kamu mendidik mereka dengan pendidikan yang baik untuk tubuhnya juga jiwanya , maka semua ajaran dan pendidikanmu untuk anakmu adalah kewajibanmu , bahkan itu ibadah yang afdhol kamu lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka bersungguh-sungguhlah melaksanakannya,sebagaimana kamu telah mencukupi makan dan pakaiannya sebagai tarbiyah utuk jasad tubuh mereka , maka jangan lupakan tarbiyah untuk QALBU dan RUH mereka dengan ILMU yang bermanfaat dan AKHLAQ yang mulia , kamu akan mendapati pahalanya.

✅AKHLAQ yang baik lebih baik untuk anak dimasa kini dan yang akan datang , bahkan lebih berharga dari kamu berikan EMAS dan PERMATA dan dari harta dunia , karena ADAB AKHLAQUL KARIMAH yang akan mengangkat tinggi derajatnya , dan yang mampu memberi kebahagiaan untuknya , dengan akhlaqul karimah,anak akan mampu memberikan haq Allah dan haq makhluk , serta mampu menjsuhi segala yang madhorot , dengan akhlaqul karimah anak akan sempurna bakti pada orangtuanya.

8⃣ MENYAYANGI,MENCIUM dan ADIL terhadap anak.

Bersambung , insyaAllah

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.

📝ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ ﻋﻠﻲ

----🚲🍭🚲Wa Tarbiyatul Aulaad(BILAAD)🚲🍭🚲-----

Nasihat Indah Seorang Ulama

💡🌷💡📢 NASEHAT INDAH SEORANG ULAMA DIDALAM MENDIDIK ANAK DIMASA GLOBALISASI

✒📂 Asy Syaikh Shaleh Fauzan bin Abdillah al Fauzan hafizhahullah

📢 Wahai sekalian manusia ketahuilah bahwa keadaan pada masa ini berbeda dengan keadaan masa lalu. Dahulu mereka tidak mengetahui keadaan negeri lain dan tidak pula mengetahui peristiwa yang terjadi kecuali dinegri mereka dan sekitarnya saja.

✋ Adapun pada zaman ini dunia seakan saling berdekatan dan dunia ini sebagaimana dikatakan seakan-akan seperti hanya satu desa saja. Tanggung jawab terbesar pada saat sekarang ini adalah terletak pada anak-anak.

🔉Bimbinglah mereka dan jagalah mereka dari bahaya berbagai pemikiran-pemikiran yang sesat, jagalah mereka agar tidak sebebasnya pergi ketempat-tempat hiburan atau ketempat-tempat lain, jagalah mereka jangan sampai mereka dikendalikan oleh pihak lain selain kalian, janganlah kalian mengamanahkan mereka kecuali kepada orang yang kalian ketahui kejujuran, keamanahan serta keikhlasannya.

📛 Walaupun anak-anak tersebut tinggal dekat dengan kalian tapi hati-hati mereka dan pemikiran mereka terkadang jauh dari kalian. . .

⚠ Awasilah segala bentuk media sosial baik itu twiter dan selainnya, jauhkan segala bentuk media-media yang merusak.

🔰Semangatlah didalam menjaga rumah anda dari segala bentuk media sosial yang bisa merusak

❌ Jangan katakan : Saya tidak mampu mengawasi mereka. .

✅ Berusahalah untuk mampu dikarenakan mereka berada dibawah tanggung jawab kalian. .

🌷 Kalau mereka (anak-anak tersebut) mengetahui dari diri anda adanya sebuah tekad dan kemauan yang besar niscaya pasti mereka akan terdidik bersama anda

☝ Namun jika mereka mengetahui adanya sikap bergampang-gampangan dari anda atau menutup mata (dari semua ini) maka mereka juga pasti akan bermudah-mudahan dan akan terdidik dalam jalan kejelekan kecuali siapa yang Allah rahmati.

💥 Jagalah anak-anak kalian lebih dari penjagaan seorang pengembala terhadap serigala yang akan menerkam domba-domba mereka, dikarenakan anak-anak kalian juga terancam keselamatannya dari serigala yang berwujud manusia

💡Jika niat kalian baik dan kalian jujur didalam tekad kalian maka pasti Allah akan menolong anda

🔉 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman :

وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُم بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُم مِّنْ عَمَلِهِم مِّن شَيْءٍ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ ر)

▪“Dan orang-orang beriman dan anak keturunan merekapun beriman maka pasti kami akan mempertemukan mereka dengan anak keturunan mereka (di surga) dan kami tidak akan mengurangi sedikitpun dari amalan mereka, setiap orang akan mendapatkan apa yang dia usahakan”. [Ath Thur :21]

✔Ketahuilah tanggung jawab ini besar dan hisab (perhitungan amalan) sangatlah detail dan terperinci dan mengikuti bimbingan sangatlah berat kecuali siapa yang Allah beri taufik dan dia jujur didalam niatnya dan baik keadaan hatinya, maka Allah akan meluruskan dan memudahkan dia didalam mendidik anak-anaknya dan anak-anak tersebut akan mudah diarahkan jika ada kejujuran, keamanahan serta tekad yang kuat dan tidak ada sikap bermudah-mudahan.

📚💽 Sumber : http://safeshare.tv/w/WZFmXWdoai

📝 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy

💻 Arsip WSI || http://forumsalafy.net/?p=12077

➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖

📝WA. Majmu'ah Al Lu'luu Wal Marjaan📝

Surat Penting

Jazakallahu khairan

📮📨 SURAT PENTING tentang TARBIYATUL AULAD

......................................................

🌴 Oleh Al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

📩 Wahai sekalian manusia,
Ketahuilah zaman ini telah berbeda dengan zaman lampau. Dahulu, penduduk sebuah negeri tidak mengetahui keadaan negeri lain dan berbagai kejadian padanya. Tidak ada kabar yang sampai kepada mereka kecuali berita seputar negeri mereka sendiri atau berita tentang negeri sekitarnya yang berdekatan.

🌍📢 Adapun saat ini, dunia sudah campur aduk, berbagai negeri terasa berdekatan. Sampai-sampai dikatakan seakan dunia ini seperti satu desa saja.

🚨🚦 Tanggung Jawab terhadap pendidikan anak-anak SEMAKIN BESAR.

➡ Arahkan dan jagalah mereka dari berbagai pemikiran yang jelek.
⛔🎡 JAGALAH mereka supaya tidak pergi tempat-tempat hiburan dan rekreasi, pergi kesana dan kemari. JAGALAH MEREKA.... Jangan kalian serahkan mereka kepada pihak lain.

🚫 Jangan pula kalian percayakan mereka kepada orang lain kecuali orang yang benar-benar kalian ketahui KEJUJURAN, KEAMANAHAN, dan KEIKHLASANNYA.

Ⓜ🔞 Anak-anak itu, walaupun mereka fisiknya berada di sisimu, tetapi hati dan pikirannya melayang jauh darimu. Mengikuti berbagai hal yang disebarkan di Twitter dan media-media sosial lainnya.

📺❌📵 Jauhkan mereka dari berbagai media yang buruk. Bersemangatlah menjaga rumahmu dari media-media yang berbahaya.

↘ Jangan berkata: "Aku tidak mampu mencegahnya",
➡ Anda mampu mencegahnya karena mereka di bawah tanggung jawab Anda.
🌅 Seandainya mereka melihat sikap tegas dan kesungguhan Anda, mereka akan sopan dan patuh (beradab) terhadap Anda.

🚏 Jika mereka melihat sikap menggampangkan dan mengabaikan dari Anda, maka merekapun akan menggampangkan pula dan akan terjerumus kepada jalan-jalan kejelekan, kecuali yang dirahmati oleh Allah.

⛵🚨 Jagalah anak-anak kalian melebihi penjagaan penggembala terhadap hewan gembalaannya dari ancaman serigala, karena anak-anak diancam oleh serigala-serigala berwujud manusia.

➡ Jika niat Anda baik, dan jujur pula tekad Anda, niscaya Allah menolong dan mempermudah Anda. Allah Ta'ala berfirman:

(وَالَّذِينَ آمَنُوا وَاتَّبَعَتْهُمْ ذُرِّيَّتُهُمْ بِإِيمَانٍ أَلْحَقْنَا بِهِمْ ذُرِّيَّتَهُمْ وَمَا أَلَتْنَاهُمْ مِنْ عَمَلِهِمْ مِنْ شَيْءٍ ۚ كُلُّ امْرِئٍ بِمَا كَسَبَ رَهِينٌ)
"Dan orang-oranng yang beriman, dan yang anak cucu mereka mengikuti mereka dalam keimanan, Kami hubungkan anak cucu mereka dengan mereka, dan Kami tiada mengurangi sedikitpun dari pahala amal mereka. Tiap-tiap manusia terikat dengan apa yang dikerjakannya." [Surat Ath-Thur 21]

🌳🌴 Ketahuilah, kewajiban (pendidikan anak, pen) semakin besar, Hisab (perhitungan, pen) begitu teliti, dan tanggungjawab juga semakin berat, kecuali bagi siapapun yang
🔹diberi taufiq oleh Allah Azza wa Jalla,
🔹baik niatannya,
🔹baik pula kepribadiannya,

👉 maka Allah akan menolong, meluruskan, dan mempermudah (dalam mendidik, pen) anak-anaknya dan mempermudah anak-anak (untuk berbakti, pen) kepada orangtua mereka.
🌙 Itu jika mereka melihat kejujuran, amanah, tekad, dan tidak adanya sikap menggampangkan (dari orangtuanya, pen)

📥 Unduh audionya.
📀🔊 http://safeshare.tv/w/WZFmXWdoai

••••••••••••••••••••
📝🌠 Majmu'ah Manhajul Anbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
📝WA. Majmu'ah Al Lu'luu Wal Marjaan📝

Jumat, 17 Juli 2015

Kitab Huququl Aulad 13

📚KAJIAN KITAB :

      🌷 ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
   ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ.
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ , ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
       Haq anak atas orang tua yang ke :

9⃣ Mengajari anak setelah BALIGH sesuatu yang penting dalam perkara agamanya.

       Yakni mengajarkan ilmu yang berhubungan dengan mengerjakan yang difardhukan oleh Allah , karena mereka sudah mencapai usia MUKALLAF.

✅ Ajarkan tentang MANDI yang syar'i .

✅ Ajarkan tentang kewajiban HIJAB khususnya kepada anak wanita.

       Imam Ibnul Qayyim berkata :
"Mayoritas kerusakan anak disebabkan kelalain orang tuanya , yang tidak mengajarkan fardhu2 dalam agama juga sunnah2nya , orang tuanya telah mengabaikan anaknya semasa kecil , maka ketika dewasa , orang tua tidak bisa mendapat manfaat dari anaknya , maka ketika orang tua mencela anaknya yang durhaka , si anakpun sepontan menjawab :
wahai ayahku , kamu telah mendurhakaiku ketika aku kecil , maka akupun mendurhakaimu ketika aku besar , dimasa kecilku engkau mengabaikanku , maka akupun mengabaikanmu dimasa tuamu".
Dari kitab Tuhfatul Maudud bi ahkamil maulud , hal.337.

KESIMPULAN :

👉 Wajib bagi orang tua mendidik anaknya dimasa balighnya , mengenai kewajiban2 seorang mukallaf dalam syari'at Islam , yang hal itu wajib diketahui ilmunya bagi setiap muslim , dan ini merupakan HAQ ANAK yang harus diterimanya.

🔟 MEMBANTU anaknya laki maupun wanita untuk memilih istri shalihah atau suami sholih.

       Wajib bagi orang tua untuk banyak menasehati anak dalam permasalah mencaru jodoh , karena ini termasuk HAQ anak .
Orang tua tidak boleh MEMAKSA anak wanitanya untuk menikah dengan orang yang tidak disukai oleh anaknya , terutama jika anak wanitanya menolak karena kurang agamanya lelaki yang meminangnya.

👍 Kami tekankan disini , hendaknya seorang bapak bertaqwa kepada Allah mengenai anak wanitanya, hendaknya mengusahakan laki-laki yang sholeh untuk menjadi suami yang sholeh bagi anak wanitanya , yang bisa betmanfaat untuk menjaga din dan dunia anaknya.


11. DO'A untuk anak2nya agar menjadi anak2 yang sholeh.

Bersambung , insyaAllah.

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.
~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🎀ﺃﺧﺘﻜﻢ.ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
✒ﺃﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴﺪ
___________________
🌸WA. Grup BILAAD (Tarbiyatul Aulaad )🌸

Kitab Huququl Aulad 12

📗🌹📓🌹📙🌹

📝KAJIAN KITAB

       ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ , ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :

ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ و ﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita tentang haq anak yang merupakan kewajiban orang tua terhadap anaknya , kita masuki sekarang poin ke delapan

8⃣ Menyayangi dan mencium anak serta adil terhadap mereka.

      ✅ Bahwa Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , beliau mencium anak-anaknya , jug cucu beliau Hasan dan Husain , beliau bersabda :

ﻣﻦ ﻟﺎ ﻳﺮﺣﻢ ﻟﺎ ﻳﺮﺣﻢ.

"Siapa yang tidak menyayangi , maka dia tidak disayangi". HR. Bukhari dan Muslim.

📑Imam Ibnul Qayyim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ
berkata :

"Adalah para Salaf dahulu suka berlaku adil terhadap anak2nya dalam mencium".
Tukhfatul maudud , hal 336.

✔Maka bersikap adil kepada anak2 adalah perkara yang sangat penting , sebaliknya ketidak adilan orang tua mengakibatkan kerusakan pada qalbu dan jiwa anak , bahkan menyebabkan murka Allah Azza.wa Jalla.

🌈Karena itulah Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda :

ﺍﺗﻘﻮﺍ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﺍﻋﺪﻟﻮﺍ ﺑﻴﻦ ﺃﻭﻟﺎﺩﻛﻢ

"Bertaqwalah kalian kepada Allah dan berlaku adillah kepada anak2 kalian". HR.Bukhari dan Muslim.

Ulama' berselisih pendapat dalam cara adil antara anak laki dan wanita , ada beberapa pendapat berikut :

📇Pendapat yang paling masyhur adalah :

"Bahwa pemberian harta kepada anak laki dan wanita hendaklah SAMA.

📃Sementara yang lain berpendapat :

"Dinamakan adil yaitu ketika memberi harta kepada anak laki DUA KALI LIPAT dari anak wanita".

Keterangan lebih luas dalam hal ini ada pada beberapa syarah hadits dalam kitab2 yang lain.

⏩Keterangan Pent :

🔺Adil sekalipun dalam mencium anak , jika orang tua hanya mencium satu anaknya dihadapan saudaranya , sedang yang lain tidak mendapat ciuman , akan berdampak buruk diqalbu anak , minimal akan timbul KEBENCIAN dan IRI hati terhadap saudara kandungnya , ini akibat ketidak adilan orang tua.
wal iyadhu billah !

✅Makna adil juga , ketika memberi uang jajan kepada anak , tidak harus SAMA jumlahnya , tapi perhatikan usia mereka , tentunya anak yang masih duduk di kelas Raudhah/TK atau kelas 1 , 2 Ibtidaiyyah/SD , berbeda kebutuhannya dengan anak yang sudah di kelas Mutawassithah/SLTP .

🔅Maka memberi uang dengan jumlah yang SAMA kepada anak2 tersebut diatas adalah bentuk keTIDAK ADILan orang tua terhadap anak.
Tapi berikan sesuai porsi kebutuhan mereka.

📝KESIMPULANNYA :

🔰WAJIB bagi orang tua untuk ADIL kepada anak2nya dalam semua perkara , baik materi maupun ma'nawy/spiritualnya.
Dan hendaknya orang tua berusaha adil sesuai kemampuannya , karena Allah tidak membebani jiwa kecuali sesuai kemampuannya.

9⃣ Mengajari anaknya setelah BALIGH sesuatu yang penting dalam perkara agamanya.

BERSAMBUNG .

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ.ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

🌹ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴﺪ



----🚲🎈🍡Wa Tarbiyyatul Aulaad(BILAAD)🍡🎈🚲----

Kitab Huququl Aulad 11

📗🌸📗🌸📗🌸📗

🌸KAJIAN KITAB🌸

       ﺣﻘﻮﻑ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
   ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ ,
ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﻯﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita HAQ ANAK yang harus diberikan oleh orang tua , kita masih pada poin ke tujuh , yakni mendidik anak untuk BERAKHLAQUL KARIMAH:

       Ajarkanlah kepada anak2 akhlaq yang agung,sebagai berikut:

* Menepati janji

* Menyayangi yang lemah

* Jujur dalam betbicara

* Ittiba' kepada Rasulullah
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ

* Menjaga waktu

* Memelihara amanat

* Bakti pada orang tua

* Menjaga hak tetangga

* Bersifat malu

* Pemaaf dan lembut

* dan akhlaq mulia yang
   lainnya.

      📗 Imam Ibnul Qayyim berkata :

"Termasuk yang paling dibutuhkan oleh anak adalah pendidikan AKHLAQ , karena anak akan tumbuh dewasa dengan kebiasaan sejak kecilnya yang dia dapati dari pendidiknya , jika pendidiknya (apakah itu ibu,bapak ataupun gurunya,pent.) mendidik dengan memiliki sifat

🔖pemarah,

🔖tergesa-gesa

🔖menuruti hawa nafsu,

🔖keras,

🔖kaku,

 maka sianak pun akan terbiasa dengan akhlak dan sifat2 jelek tersebut , maka anak akan tumbuh besar dengan terukir kuat dalam watak dan jiwanya prilaku dan akhlak yang jelek , maka sulit untuk menghapus ukiran dan pahatan yang sudah melekat dalam jiwanya ketika dia tumbuh dewasa , maka jadilah dia orang dewasa yang berakhlaqul madzmumah/berakhlaq tercela , maka banyak kamu dapati orang jelek akhlaknya disebabkan salah didik diwaktu kecilnya.

🚦Untuk MENGHINDARI hal tersebut diatas,wajib MENJAUHKAN anak-anak dari hal-hal berikut :
🔰1. Tempat bermain yang bathil.

🔰2. Nyanyian, lagu2

🔰3. Mendengar perkataa keji dan kotor

🔰4. Kebid'ahan

🔰5. Tempat2 yang jelek bermaksiat.

👉Karena jika anak terbiasa mendengar dan melihat kejelekan seperti diatas sejak kecil , maka akan sulit menjauhkannya ketika dewasa , maka orsng tua kelak akan kewalahan dan kesulitan , karena MERUBAH KEBIASAAN adalah perkara PALING SULIT , membentuk pola watak baru sebagai ganti watak lama adalah sesuatu yang hampir TIDAK MUNGKIN , keluar dari watak kebiasaan lama sangat..sangat sulit.

⚠MENJAUHI sifat PENDUSTA dan KHIANAT lebih besar dari pada menjauhi RACUN yang BERBISA.

Karena ketika seseorang gampang untuk berdusta dan berkhianat , maka hancurlah sudah jalan kebahagiaan dunia dan akhiratnya , dan tertutupla semua pintu kebaikan untuknyEa.

🚫Yang harus juga dijauhkan dari anak sejak dini , adalah sifat MALAS dan sering santai mengabaikan tugas dan kewajiban.
Bahkan sebaliknya , ajarkan anak untuk selalu SEMANGAT dan RAJIN .

☝Bahkan setelah berakal , biasakan anak untuk BANGUN DIAKHIR MALAM , karena itu waktu khusus yang istimewa , waktu dibagikan dan dicurahkan kebaikan dan pahala yang banyak, ketika itu DIBIASAKAN sejak kecil , MUDAH untuk meneruskan ketika besar.
Dari kitab Tuhfatul Maudud , hal 349-351

📝Syekh Abdurrohman bin Naasir As-Sa'di berkata :
"Manusia yang paling utama untuk kamu didik , dan paling berhak untuk kamu berbuat baik , adalah ANAK2 MU , karena Allah menjadikan mereka itu amanat untukmu , dan Allah berwasiat agar kamu mendidik mereka dengan pendidikan yang baik untuk tubuhnya juga jiwanya , maka semua ajaran dan pendidikanmu untuk anakmu adalah kewajibanmu , bahkan itu ibadah yang afdhol kamu lakukan untuk mendekatkan diri kepada Allah, maka bersungguh-sungguhlah melaksanakannya,sebagaimana kamu telah mencukupi makan dan pakaiannya sebagai tarbiyah utuk jasad tubuh mereka , maka jangan lupakan tarbiyah untuk QALBU dan RUH mereka dengan ILMU yang bermanfaat dan AKHLAQ yang mulia , kamu akan mendapati pahalanya.

✅AKHLAQ yang baik lebih baik untuk anak dimasa kini dan yang akan datang , bahkan lebih berharga dari kamu berikan EMAS dan PERMATA dan dari harta dunia , karena ADAB AKHLAQUL KARIMAH yang akan mengangkat tinggi derajatnya , dan yang mampu memberi kebahagiaan untuknya , dengan akhlaqul karimah,anak akan mampu memberikan haq Allah dan haq makhluk , serta mampu menjsuhi segala yang madhorot , dengan akhlaqul karimah anak akan sempurna bakti pada orangtuanya.

8⃣ MENYAYANGI,MENCIUM dan ADIL terhadap anak.

Bersambung , insyaAllah

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.

📝ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ ﻋﻠﻲ

----🚲🍭🚲Wa Tarbiyatul Aulaad(BILAAD)🚲🍭🚲-----

Kitab Huququl Aulad 10

📙📒📓📘📕📗📙

✏KAJIAN KITAB

         ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
     ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

               ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita sampai pada bab 2 ,yakni haq anak setelah lahir , sekarang kita masuk pada poin 7.

7⃣ TARBIYYAH/pendidikan anak agar BERAKHLAQUL KARIMAH
dan mencegah mereka dari akhlaq yang buruk , ini termasuk ilmu yang bermanfaat.

      📋 Akhlaq mempunyai kedudukan yang tinggi dalam syariat Islam.
Allah Jalla wa 'Ala berfirman mengkisahkan untuk kita perkataan Lukman kepada putranya:

ﻳﺒﻨﻲ ﺃﻗﻢ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺃﻣﺮ ﺑﺎﻟﻤﻌﺮﻭﻑ ﻭﺍﻧﻪ ﻋﻦ ﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ﻭﺍﺻﺒﺮ ﻋﻠﻰ ﻣﺎ ﺃﺻﺎﺑﻚ ﺍﻥ ﺫﻟﻚ ﻣﻦ ﻋﺰﻡ ﺍﻟﺄﻣﻮﺭ.
ﻭﻟﺎ ﺗﺼﻌﺮ ﺧﺪﻙ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻭﻟﺎ ﺗﻤﺶ ﻓﻲ ﺍﻟﺄﺭﺽ ﻣﺮﺣﺎ ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻟﺎ ﻳﺤﺐ ﻛﻞ ﻣﺨﺘﺎﻝ ﻓﺨﻮﺭ.
ﻭﺍﻗﺼﺪ ﻓﻲ ﻣﺸﻴﻚ ﻭﺍﻏﻀﺾ ﻣﻦ ﺻﻮﺗﻚ ﺍﻥ ﺃﻧﻜﺮ ﺍﻟﺄﺻﻮﺍﺕ ﻟﺼﻮﺕ ﺍﻟﺤﻤﻴﺮ.
Artinya:
"Wahai anakku , dirikanlah shalat dan beramar ma'ruflah dan nahi mungkar , dan sabarlah atad musibah yang menimpamu , sungguh hal itu merupakan perkara yang agung.
Dan janganlah kamu memalingkan pipi terhadap manusia , jangan berjalan di muka bumi dengan congkak , sungguh Allah tidak suka kepada orang sombong lagi berbangga diri.
Sederhanalah dalam jalanmu , rendahkan suaramu , sungguh sejelek-jelek suara adalah suara keledai".
QS.Lukman: 17-19

       📈Maka perbuatan ihsan kepada anak adalah :
Mendidik mereka dengan pendidikan yang baik dan bermanfaat .

📕Allah Ta'al berfirman :

ﻳﺎﺃﻳﻬﺎ ﺍﻟﺬﻳﻦ ﺋﺎﻣﻨﻮﺍ ﻗﻮﺍ ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ ﻭﺃﻫﻠﻴﻜﻢ ﻧﺎﺭﺍ ﻭﻗﻮﺩﻫﺎ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﻭﺍﻟﺤﺠﺎﺭﺓ.

"Wahai orang-orang yang beriman , jagalah diri kalian dan keluarga kalian dari neraka , yang bahan bakarnya manusia dan batu". QS. At Tahrim:6

       📖Berkata Alhafidz Asyaukani ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﺎ dalam kitab Fathul Qodir , juz 5 ,halaman 355 . menjelaskan ayat diatas :Telah diriwayatkan oleh Abdur Rozzak , Firyabiy , Said ibnu Msnsur , Abdu ibnu Khumaid , Ibnu Jarir , Ibnul Mundzir dan Alhakim , dan disohehkan dari Ali bin Abi Thalib ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ dalam menjelaskan ayat : ﻗﻮﺍ ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ ﻭﺃﻫﻠﻴﻜﻢ ﻧﺎﺭﺍ
Dia berkata :
"Ajarkan kepada diri kalian dan keluarga kalian Alkhoir/kebaikan dan didiklah mereka dengan adab". juga dalam kitab Tukhfatul Maudud , halaman 328.

       📙Berkata Ibnu Umar ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ :
"Wahai fulan , ajarkan adab yang baik kepada anakmu , karena kamu kelak akan ditanya tentang anakmu , dan anakmu akan ditanya tentang baktimu". R.Al Baihaqi.

       📓Berkata Al Hasan Al Basri , menafsirkan ayat diatas :
"Didiklah mereka(anak2mu) dengan adab , dan ajarkan ilmu kepada mereka".
Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya dalam Kitabul 'Iyal , dan kitab Tuhfatul Maudud , halaman 328.

       ✅Tidak diragukan , jika kamu menanam kebaikan , pasti akan menuai kebaikan pula ; sebaliknya jika menanan kejelekan kelak akan menuai kejelekan juga.
Pendidikan yang jelek akan berdampak buruk kepada anak , orang tua bahkan masyarakat , sebagaimana telah kami jelaskan sebelumnya.

       📗Karena kamu kelak akan ditanya tentang pendidikan anakmu , dan anakmu juga akan ditanya tentang baktimu , maka ajarkan kepada anakmu AKHLAQ yang baik,seperti:

* Iffah/menjaga kehormatan diri.

* Ash Shidqu/jujur

* Al Birru/berbakti

* Menjaga lisan

* Menjaga waktu

* Menyibukkan diri dengan yang bermanfaat

Semua itu akan menjauhkan anak - dengan izin Allah - dari segala kesalahan dan daru semua yang dibenci.
Kebalikannyapun demikian - wal 'iyaadzu billah - .

💠Dalam sebuah syair dikatakan :
"Anak akan tumbuh dewasa seperti kebiasaan yang diajarkan orang tuanya".

       📘Mendidik anak untuk berakhlaqul karimah adalah perkara penting,sebaliknya juga menjaga anak dari akhlaq yang jelek tidak pula kalah pentingnya.Pendidikan akhlaq ini berdasarkan nash-nash dalam syariat,harus dipethatikan oleh setiap orang tua.

📙Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ bersabda :
"Tidaklah anak lahir kecuali dilahirkan suci diatas fithrah , maka kedua orang tuanyalah yang merubahnya menjadi yahudi , nasrani atau majusi .Sebagaimana binatang ternak melahirkan binatang ternaj yang normal , adakah kalian dapati ada yang cacat?".
HR.Bukhari Muslim.

📃Pent.yakni , sebagaimana manusia lahir suci , begitu pula binatang ketika lahir normal.kalaupun nantinya cacat , itu karena adanya musibah yang menimpa binatang tersebut , bukan cacat ketika lahir.
Sebagaimana manusia yahudi,nasrani atau majusi , itu karena pendidikan yang salah dari orang tuanya , bukan sejak lahirnya.

       📒Allah Ta'ala memerintahkan kita untuk berakhlaqul karimah , dan kewajiban orang tua mengajarkan akhlaq kepada anak2nya.

📕Allah Ta'ala berfirman :

ﺍﻥ ﺍﻟﻠﻪ ﻳﺄﻣﺮ ﺑﺎﻟﻌﺪﻝ ﻭﺍﻟﺎﺣﺴﺎﻥ ﻭﺍﻳﺘﺎﺉ ﺫﻱ ﺍﻟﻘﺮﺑﻰ ﻭﻳﻨﻬﻰ ﻋﻦ ﺍﻟﻔﺤﺸﺎﺀ ﻭﺍﻟﻤﻨﻜﺮ ﻭﺍﻟﺒﻐﻲ ﻳﻌﻆﻜﻢ ﻟﻌﻠﻜﻢ ﺗﺬﻛﺮﻭﻥ.

"Sesungguhnya Allah memerintahkan untuk adil,berbuat baik,memberi kepada kerabat , dan melarang perbuatan keji , mungkar dan kedholiman,sebagai peringatan untuk kalian agar kalian mengingatnya.QS.An Nahl 90.

👉Akhlaq mulia lainnya yang harus diajarkan kepada anak2 adalah :

Bersambung insyaAllah.

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ.

🎀ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﻋﻠﻲ ﺑﺎﺣﻤﻴﺪ


---🚲🌻⛅Wa.Tarbiyatul Aulad( BILAAD)---⛅🌻🚲

Kitab Huququl Aulad 9

📙🌸📙🌸📙🌸📙

KAJIAN KITAB

       ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
  ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺎﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ , ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita , pekan lalu kita sam pai pada HAQ anak setelah kelahirannya , kita masuki sekaranf poin ke 6

🎁6. Memperhatikan pendidikan anak,yang bermanfaat untuk agama dan dunianya.

       Yang terpenting dalam pendidikan ini adalah :
✅ Menanamkan AQIDAH keyakinan yang benar dalam jiwa anak.

✅ Mendorong anak untuk berbuat BAIK.

✅ BERTEMAN dengan orang2 yang baik.

✅ MENJAGA mereka dari kejahatan , dan berteman dengan orang2 jahat.

✅ Membiasakan mereka untuk SHALAT.


💥Allah Jalla wa 'Ala berfirman :

ﻭﺃﻣﺮ ﺃﻫﻠﻚ ﺑﺎﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﺻﻂﺒﺮ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻟﺎ ﻧﺴﺄﻟﻚ ﺭﺯﻗﺎ ﻧﺤﻦ ﻧﺮﺯﻗﻚ ﻭﺍﻟﻌﻘﺒﺔ ﻟﻠﺘﻘﻮﻯ

" Dan perintahkan keluargamh untuk shalat dan bersabarlah untuk itu,Kami tidak meminta rizqi kepadamu , Kamilah yang memberi rizqi kepadamu , dan kesudahan yang baik untuk orang yang taqwa".QS.Thaha:132.
Dalam hadits riwayat Ahmad dan Abu Dawud :

ﻣﺮﻭﺍ ﺃﺑﻨﺎﺋﻜﻢ ﺑﺎﻟﺼﻠﺎﺓ ﻟﺴﺒﻊ , ﻭﺍﺿﺮﺑﻮﻫﻢ ﻋﻠﻴﻬﺎ ﻟﻌﺸﺮ . ﻭﻓﺮﻗﻮﺍ ﺑﻴﻨﻬﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻤﻀﺎﺟﻊ .

"Perintahkan anak2 kalian shalat ketika berumur tujuh tahun , dan pukullah mereka (jika tidak mau sholat) ketika berumur sepuluh tahun , dan pisahkan tempat tidur mereka".

✨Imam Ibnul Qayyim berkata :
"Dalam hadits ini ada tiga adab , yang orang tua diperintah untuk mendidik anaknya , yakni:

🔅1. Menyuruh anak shalat ketika umur 7 tahun.
🔅2. Memukul jika tidak mau
    shalat ketika umur 10
    tahun.
🔅3. Memisah tempat tidur
    diantara mereka.
(Dalam kitab Tuhfatul Maudud , hal.328).

 🌈Beliau juga berkata :
"Anak2 meskipun belum mukallaf / baligh , namun walinya sudah mukallaf , tidak halal bagj wali membiarkan anak melakukan yang haram , karena kelak akan menjadi kebiasaan anak dan sulit pada akhirnya untuk menghentikannya , begitulah pendapat yang benar dari para ulama' .
Bahkan mereka yang berpendapat salah , yakni boleh membbiarkan anak kecil melakukan yang haram dengan alasan toh masih kecil ! ,mereka bethujjah : kan masih kecil ,belum mukallaf , boleh anak2 memakai sutra (khusus anak laki2),kalau anak wanita mungkin dikatakan boleh pakai baju hanbox atau baju2 yang biasa dipakai orang kuffar , sebab kan mereka masih kecil belum mukallaf (belum dibebani syariat) ?!! - Pent .

👉Itu adalah qiyas yang RUSAK , karena anak meskipun dia belum mukallaf , namun dia harus dipersiapkan sejak dini untuk kelak menjadi seorang yang mukallaf ,karena itulah mendidik anak shalat harus berwudhu' dahulu , tidak boleh shalat dengan telanjang tapi harus betpakaian , tidak boleh shalat dengan membawa najis , tidak boleh minum khomer , tidak boleh berjudi , tidak boleh liwath/berhubungan sejenis , dst dst , meskipun mereka masih anak2 belum baligh. (Kitab Tuuhfatul Maudud,hal.353).

       ⏩Selanjutnya beliau menjelaskan :
"Apabila anak telat berumur 10 tahun semakin bertambah kuat tubuh dan akalnya dan siap untuk beribadah , karena itulah dipukul ketika meninggalkan shalat , sebagaimana perintah dari Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ , ini adalah pukulan MENDIDIK .
Tidak boleh memukul wajah dan juga tidak boleh sampsi menimbulkan bekas,cacat pent.
Ketika anak telah berusia 10 tahun , bertambah pula pengetahuannya dan dia telah dapat membedakan (usia tamyiz) antara yang benar dan yang salah.

👉Oleh karena itu jumhur ulama' Fiqh berpendapat wajibnya diajarkan IMAN
kepada mereka , dan mulai DIHUKUM jika meninggalkan kewajiban.Ini adalah pendapat Abul Khattab dan lainnya.Dan ini adalah pendapat yang benar.
Ketika mulai terangkat pena untuknya disaat balighnya dia telah terbiasa melakukan kewajiban2 syariat.
Hendaknya mulau diajarkan mentauhidkan Allah , membenarkan RasulNya,mempelajari pula dalil2 syar'i , sebagaimana pula ketika ini dia mulai mempelajari ilmu2 keduniaan.
Maka tidak tidaj boleh dia kufur kepada Allah dan RasulNya di usia ini , karena dalil2 iman kepada Allah dan RasulNya lebih jelas dan gamblang daripada disiplin ilmu2 dunia yang dia pelajari.

      ☝Kewajiban orang tua untuk menanamkan IMAN dalam qalbu anaknya , iman ini adalah yang terbaik , paling sempurna dan paling besar pahalany disisi Allah Jalla wa 'Ala bagi kedua orsng tua yang telah berusaha menanamkan dalam qalbu anak,karena iman adakah sumber segala kebaikan , dasar ketaatan ,pondasi keteguhan istiqomah anak2nya.
       Inilah contoh teladan dari Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ,bagaimana beliah mendidik menanankan iman dihati Ibnu Abbas yang ketika itu masih kanak2 , beliah memboncengnya diatas keledai sambil mendidik dengan sabdanya :
"Ya ghulaam , wahai anak , akh mengajarimu beberapa kalimat : jagalah Allah niscaya Dia menjagamu , jagalah Allah , engkau dapati Dia memeliharamu , apabila kamj meminta , mintalah kepada Allah,jika kamu minta tolong,mintalah tolong kepada Allah,dan ketahuilah andaikata ummat berkumpul untuk memberikan manfaat kepadamu , mereka tidsk bisa memberikan sedikitpun manfaat untukmu kecuali yang telah Allah taqdirkan untukmu,dan andaikata mereka bersepakat untuk menimpakan madhorot kepadamu , mereka tidak mampu kecuali yang telah Allah taqdirkan untukmu ,pena telah diangkat,dan lembaran2 ( taqdir ) telah kering".HR.Tirmidzi.

      🌠 Imam Ibnu Rajab menjelasksn dalam kitab Jami'ul 'Ulumi wal Hikam tentang hadits tersebut diatas :
"Barang siapa menjaga Allah sejak dia masih kecil,masih kuat , maka Allah akan menjaganya ketika diusia tuanya dan ketika telah lemah tubuhnya , Allah akan menghiasinya dengan kenikmatan pada pendengarannya , penglihatannya , kekuatannya bahkan akalnya akan dijaga oleh Allah".
Yang dimaksud menjaga Allah adalah menjaga syariat2 Allah , tidak melanggar hukum2 Allah.pent.

       🌹Memenuhi hati dengan 'ubudiyyah menghambakan diri kepada Allah serta ikhlas dalam semua ibadah untuk Allah , menanamkan itu semua di jiwa dan qalbu anak , sehingga tumbuh dalam jiwa anak pengagungan kepada Allah , yang bermanfaat sebagai pendorong kuat untuk melakukan segala bentuk kebajikan demi mendapati kasih dan ridho Allah , maka menanamkan aqidah dan iman seperti ini amat sangat bermanfaat bagi setiap hamba , apakah dia seorang bapak ataukah ibu apalagi untuk anak yang tertanam sejak kecil ibarat mengukir diatas batu , maka manfaatnya akan dirasakan di dunia sampai akhirat

Keterangan pent :
Kewajiban orang tua untuk menanamkan aqidah dan keimanan sejak dini kepada anak2nya.
1⃣Ajarkan kepada anak dimana Allah, denganV pertanyaan
"AINALLAH ?"
ﺍﻳﻦ ﺍﻟﻠﻪ ؟
Dimana Allah?

tanyakan berulang2 setiap hari , dan jangan bosan , tanyakan kalimat itu sejak anak balita sampai usia tk , baik ibu dirumah maupun guru TK disekolah.
Kemudian ajarkan pula jawaban beserta dalilnya:
ﺍﻟﻠﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺴﻤﺎﺀ
 Allah fis samaa
Allah di atas langit.

Dalilnya :
ﺍﻟﺮﺣﻤﺎﻥ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻌﺮﺵ ﺍﺳﺘﻮﻯ
Allah meninggi diatas langit

2⃣ Setelah aqidah,
     Ajarkan IBADAH , dengan cara

 ✅senantiasa memberi contoh kepada anak

✅jangan bersembunyi dari anak ketika beribadah, bahkan tunjukkan dihadapan anak dengan harapan untuk dicontoh ,
🔸ummi yang senantiasa berwudhu ketika terdengar adzan 🔸ummi yang berdiri shalat , ruku' ,,sujud dipandang anak .
🔸ummi yang membaca Al Qur'an dengan suara halus merdu menyejukkan hati
🔸ummi yang senantiasa berdzikir pagi , sore ,menjelang tidur
🔸ummi yang berdo'a sebelum dan sesudah makan ,
🔸ummi yang berdo'a sebelum masuk kamar mandi dan setelah keluar

✅tunjukkan dan perdengarkan pada anak , yang kelak akan terekam di qalbu anak tidak akan terlupakan meskipun kita sudah dikubur di alam barzakh , sosok ummi yang sholihah yang kelak anak dengan mudah mencontoh prilaku dan ibadah orangtuanya dengan mudah.

🌸semoga Alah Ta'ala menjadikan kita seorang ibu yang shalihah , dan dijadikan anak2 kita anak yang sholih dan sholihah , amin.

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

📝ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ:
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ ﻋﻠﻲ

----🚲🍭🍓Wa Tarbiyatul Aulaad (BILAAD)🚲🍭🍓-----

Kitab Huququl Aulad 8

KAJIAN KITAB

             ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
         ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺎﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

               ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ
ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ
ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ ﻭﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

4⃣ HAQ MENYUSU

       Jangan memutus air susu ibu untuk anak kecuali terpaksa , karena ASI (air susu ibu) sangat bermanfaat dan mengandung banyak kebaikan untuk anal.
Allah berfirman :

ﻭﺍﻟﻮﺍﻟﺪﺍﺕ ﻳﺮﺿﻌﻦ ﺃﻭﻟﺎﺩﻫﻦ ﺣﻮﻟﻴﻦ ﻛﺎﻣﻠﻴﻦ ﻟﻤﻦ ﺃﺭﺍﺩ ﺍﻥ ﻳﺘﻢ ﺍﻟﺮﺿﺎﻋﺔ

" Dan kaum ibu menyusui anak2 nya selama dua tahun sempurna bagi siapa yang menghendaki sempurnanya susuan".
Q.S. Al Baqarah :233

       Telah dipastikan bahwa air susu ibu besar manfaatnya baik untu ibu maupun anak,manfaatnya antara lain:

* adanya kedekatan fisi antara ibu dan anak

* adanya kedekatan batin
   serta kasih sayang antara ibu dan anak

* adanya imun yang ber
   manfaat untuk fisik
   anak
dan masih banyak lagi manfaat yang nampak maupun tidak nampak , dan Allah tidak memerintah dan menganjurkan sesuatu kecuali pada sesuatu yang baik yang mengandung banyak manfaat , maka tidak diragukan bahwa ASI memang mengandung banyak manfaat.
      Dan tidak boleh ibu mendapati mudhorot sebab anaknya , begitu pula sebaliknya anak tidak boleh mendapati mudhorot dari sebab ibunya. Allah Ta'ala.berfirman :

ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻤﻮﻟﻮﺩ ﻟﻪ ﺭﺯﻗﻬﻦ و ﻛﺴﻮﺗﻬﻦ ﺑﺎﻟﻤﻌﺮﻭﻑ. ﻟﺎ ﺗﻜﻠﻒ ﻧﻔﺲ ﺍﻟﺎ ﻭﺳﻌﻬﺎ.ﻟﺎ ﺗﻀﺎﺭ ﻭﺍﻟﺪﺓ ﺑﻮﻟﺪﻫﺎ ﻭﻟﺎ ﻣﻮﻟﻮﺩ ﻟﻪ ﺑﻮﻟﺪﻩ

" Dan untuk anak rizqinya dan pakaiannya yang harus diberikan secara ma'ruf.jiwa seseorang tidak dibebani kecuali sesuai kemampuannya.tidak boleh ibu mendapati mudhorot dari anaknya , dan tidak pula bapak mendapat madhorot dari anaknya".
Q.S. Al Baqarah : 233

       📝Imam Azzuhri berkata:
" Allah melarang ibu yang mendapat madharat dari sebab anaknya , misalnya seorang ibu berkata : aku tidak mau menyusui ,padahal dia membawa makanan terbaik.untuk anaknya dan orang yang paling kasih dan sayang kepada anaknya dibandingkan orang lain,maka ibu tidak boleh enggan menyusui anaknya setelah Allah memberi karunia berupa air susu kepadanya.
Begitu pula bapak tidak boleh mudharatkan ibu dengan anaknya dengan cara melarang ibu menyusui anaknya,sebagai bentuk madhorot untuk ibu

      📝 Imam Ibnul.Qayyim berkata dalam kitab "Tukhfatul Mawdud" hal.342-342 , :

"Dari ayat tersrbut diatas bisa diambil beberapa hukum sebagai berikut :

🔹1. Bahwa sempurnanya menyusui adalah selama
dua tahun.Ini adalah haq anak jika dia membutuhkannya dan tidak bisa lepas darinya
adapun penekanan dengan lafadz "kaamilain", agar tidak dipahami 'hanya setahun' atau 'lebih dari dua tahun'.

🔹2. Apabila kedua orang tua berkeinginan 'menyapih' / menghentikan ASI , hendaklah disepakati bersama , diridhoi oleh kedua belah pihak bapak dan ibu tanpa ada unsur memadhorotkan anak.

🔹3. Apabila bapak ingin menyusukan anaknya kepada wanita lain selain ibunya , maka ini boleh , kecuali jika akhirnya memadhorotkan ibu ataupun anaknya , maka ini tidak boleh.
       Menurut penelitian terbaru di zaman ini , karens banyaknya manfaat dari ASI maka sangat dianjurkan para ibu untuk memberikan haq anak berupa air susu ibu,dengan begitu maka anak telah diberi sejak awal pertumbuhannya asupan makanan yang paling sempurna dan penuh gizi dibanding makanan yang lain , yang mana manfaatnya juga kembali kepada ibu (sebagai pencegah kangker payudara ,pent) dll manfaat,bahkan tidak ada pengganti makanan lain sebaik dan sesempurna ASI.

5⃣ Memberi nafkah dan makanan HALAL untuk anak , serta menjauhi yang HARAM.

       Bapak tidak boleh memberi makanan anak2nya dari hasil yang haram , karena itu merupakan dosa bahkan KHIANAT bapak kepada anaknya , dan tidak boleh didiamkan oleh istri,karena jasad yang tumbuh dari yang haram , pantas untuk dimasukkan ke api neraka - wal 'iyaadzu billah.

6. Memperhatikan pendidikan diin maupun dunya anak2nya

Bersambung pekan depan , insyaallah

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﺳﻠﻢ , ﻭﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ ﻋﻠﻲ


---------🚲🌸🎈Wa Tarbiyatul Aulaad( BILAAD)🚲🌸🎈------

Kitab Huququl Aulad 7

KAJIAN KITAB

📚 ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ
     ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺎﺑﺎﺀ ﻭﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ
--------------------------

ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ , ﺍﻟﺤﻤﺪﻟﻠﻪ , ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﺻﺤﺎﺑﻪ ﻭﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ , ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :

ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﺭﺣﻤﻨﻲ و ﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

       Melanjutkan kajian kita , sampai pada haq anak atau kewajiban orangtua untuk memberi nama yang baik untuk anak2nya.

✨Berkata Alhafidz Ibnu Hazm ﺭﺣﻤﻪﺍﻟﻠﻪ :
"Ambillah nama2 yang disukai,yang dinisbahkan kepada Allah,seperti nama "Abdullah" dan "Abdurrohman",atau yang semisal itu".

       Maka pemberian nama yang bagus merupakan haq anak laki maupun wanita,orang tua wajib memilihkan nama yang bagus , yang kelak tidak membuat anak malu dan terhina , karena ada sebagian orang tua senang dengan nama tertentu , akan tetapi terkadang nama tersebut tercela pada suatu kaum,atau mengandung penghinaan dan ejekan,wal 'iyadzu billah.
Maklum diketahui bahwa mencela dan menghina muslim itu tidak boleh.Maka orang tua jangan menjadi SEBAB terhinanya anak karena pemberian nama yang jelek.
❌ Maka tidak boleh orsng tua memberi nama anak2nya dengan :
✅ Nama penghambaan diri kepada selain Allah ( mis.Abdul Uzza )
✅ Nama2 kuffar ( mis.Robert , Margaret dll )
✅ Nama yang mengandung "Tazkiyah linnafsi" (mensucikan diri sendiri).
Lihat kitab "Tuhfatul Maudud,hal 164 - 167.

       Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ
pernah mengganti nama sebagian sahabat , yang jelek diganti dengan nama yang bagus.Seperti yang ada dalam hadits Riwayat Muslim dalam kitab beliau As Shohih (kitab Adab / Bab disunnahkan mengganti nama jelek ke nama yang baik),dari hadits Ibnu Umar ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻬﻤﺎ bahwa Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ merubah nama ﻋﺎﺻﻴﺔ (artinya : wanita yang bermaksiat) ,Beliau bersabda : ﺍﻧﺖ ﺟﻤﻴﻠﺔ (anti Jamilah).

✨Hadits yang lain dalam shohih Muslim dab Abu Daud dalan As Sunan,bahwa Muhammad bin Amr bin 'Atho' menamakan putrinya ﺑﺮﺓ (Barroh) artinya "wanita yang berbakti" .Maka berkata Zainab bintu Abi Salamah : Sesungguhnya Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ melarang nama itu,dan saya dahulu bernama " Barroh " ,maka Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ و ﺳﻠﻢ.bersabda :

ﻟﺎ ﺗﺰﻛﻮﺍ ﺃﻧﻔﺴﻜﻢ , ﺍﻟﻠﻪ ﺃﻋﻠﻢ ﺑﺎﻫﻞ ﺍﻟﺒﺮ ﻣﻨﻜﻢ
" Jangan mensucikan diri kalian sendiri , Allah lebih tahu orang yang berbakti diantara kalian".
Maka mereka bertanya .dengan apa kita menamainya ? , lalu Beliau menjawab :
ﺳﻤﻮﻫﺎ ﺯﻳﻨﺐ
"Namakan dia Zainab".

       Imam Abu Daud berkata : Rasulullah merubah nama2 berikut :
- Syihab menjadi Hisyam
- Kharban/perang menjadi Silman/damai
- Mudhtoji'/berbaring menjadi Munbaidz/bangkit
- Ardhon menjadi 'Afroh

Adapula riwayat Said ibnul Musayyib, bahwa kakeknya bernama "ﺍﻟﺤﺰﻥ
(kesedihah) ,maka Rasulullah ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ memerintahkan untuk merubah namanya,tapi dia enggan ,tidak mau dan mengatakan saya tidak akan merubah nama yang telah diberikan oleh orang tuaku,maka kata Said ibnu Musayyib,dia kakekku sepanjang hidupnya dirundung kesedihan seperti namanya.

Maka ketahuilah pemberian nama yang baik adalah haq anak.yang harus diberikan kepada mereka.

ﻭﺍﻟﻠﻪ ﺍﻟﻤﻮﻓﻖ

3⃣ AQIQAH

       Aqiqah adalah disyariatkan,meskipun ada khilaf tentang hukumnya wajib ataukah sunnah.(lihat kitab Tuhfatul Maudud,hal 45 -46) dan kitab Zaadul Ma'ad 2/325.

✨Imam Yahya bin Said Al Ansari berkata : Aku menjumpai orang2 dahulu yakni ulama salaf dan apa yang mereka seru untuk melaksanakan aqiqah bagi anak laki dan wanita.

       Aqiqah dilaksanakan pada hari ke tujuh dari kelahirannya , atau hari ke empat belas , atau hari ke dua puluh satu , atau kelipatan tujuh.

✨Sholeh bin Ahmad bin Hambal berkata : Bapakku berkata tentang aqiqah , disembelih dihari ketujuh dari kelahiran anak,jika belum dilakukan , maka disembelih dihari keempat belas,jika belum maka dihari kedua puluh satu.(Masail AL Imam Ahmad,dengan riwayat putranya Sholeh 2/210).

Kemudian,jika dihari2 tersebut belum juga disembelih aqiqah,maka boleh dilakukan kapanpun waktu yang mudah baginya.

✅ Aqiqah untuk anak laki2 dua ekor kambing
✅ Aqiqah untuk anak wanita satu ekor kambing

Ketahuilah,semua anak lahir tergadaikan dengan aqiqahnya
Dihari ke tujuh dari kelahiran , dilakukan hal2 sebagai berikut :

* Disembelih aqiqah
*Diberi nama yang indah
* Dicukur rambutnya

Sebagaimana dikhobarkan oleh Abu Daud dalam Sunannya , dan yang selainnya.
Keterangan :
👉 Makna " murtahinun / tergadaikan :
Imam Al Khottobi ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ menjelaskan dalam Ma'alimus Sunan 4/265 ,
Ulama berbeda pendapat tentang makna tergadaikan,dan oendapat yang paling bagus adalah pendapat Imam Ahmad bin Hambal,berkata : "Ini mengenai syafaat,maksudnya jika anak lahir tidak diaqiqah kemudian anak tersebut meninggal maka anak itu tidak bisa memberi syafaat untuk kedua orang tuanya.Karena itulah beliau berpendapat aqiqah itu HARUS , tidak boleh tidak,karena anak diserupakan dengan sesuatu yang digadaikan/barang titipan sementara , maka harus diterima dengan membayar gadai/tebusan berupa aqiqah.
Lihat Tuhfatul Maudud , hal 55 , 98 ,102
dan Zaadul Ma'ad 2/326
Fathul Baari 9/594

4⃣ HAQ MENYUSU

BERSAMBUNG

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ و ﺍﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ ﺍﻟﻌﺎﻟﻤﻴﻦ

📝ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ ﻋﻠﻲ

---🚲🏡🌻Wa.Tarbiyatul Aulaad
(BILAAD)---🌻🏡🚲

Kitab Huququl Aulad 6


📚 KAJIAN KITAB :

ﺣﻘﻮﻕ ﺍﻟﺄﻭﻟﺎﺩ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﺄﺑﺎﺀ و ﺍﻟﺄﻣﻬﺎﺕ
ﻟﻔﻀﻴﻠﺔ ﺍﻟﺸﻴﺦ ﻋﺒﺪﺍﻟﻠﻪ ﺑﻦ ﻋﺒﺪﺍﻟﺮﺣﻴﻢ ﺍﻟﺒﺨﺎﺭﻱ

?

                 ﺑﺴﻢ ﺍﻟﻠﻪ
ﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﻭﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ ﻋﻠﻰ ﺭﺳﻮﻝ ﺍﻟﻠﻪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ ﻭﺻﺤﺒﻪ و ﻣﻦ ﻭﺍﻟﺎﻩ ,
ﺍﻣﺎ ﺑﻌﺪ :
ﺍﺧﻮﺍﺗﻲ ﺭﺣﻤﻨﻲ و ﺭﺣﻤﻜﻢ ﺍﻟﻠﻪ

             BAB 2⃣

HAQ ANAK ATAS ORANG TUANYA SETELAH KELAHIRANNYA
--------------------------

Haq anak setelah lahir kedunia banyak dan bermacam2 , tapi yang terpenting adalah sbb:

1⃣ Hendaklah menyambut kelahirannya sesuai sunnah,diatas petunjuk Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ,
yakni dengan MENTAHNIKny dengan kurma , dan BERDO'A untuknya.
Dalam shohih Bukhari Muslim dari Abu Musa Al Asy'ari ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata :
ﻭﻟﺪ ﻟﻲ ﻏﻠﺎﻡ ﻓﺄﺗﻴﺖ ﺑﻪ ﺍﻟﻨﺒﻲ ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ ﻓﺴﻤﺎﻩ ﺍﺑﺮﻫﻴﻢ . ﻭﺣﻨﻜﻪ ﺑﺘﻤﺮﺓ , ﻭﺩﻋﺎ ﻟﻪ ﺑﺎﻟﺒﺮﻛﺔ , ﻭﺩﻓﻌﻪ ﺍﻟﻲ

Lahir anakku maka aku membawanya kepada Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ lalu memberi nama Ibrahim , dan Beliau mentahniknya dengan kurma , dan mendoakan barokah untuknya , dan Beliau berikan (bayi) itu kepadaku.

2⃣ memberi NAMA yang bagus

       Seorang Bapak bukan hanya wajib mencari Ibu yang sholihah untuk anak2nya ,seperti yang lalu telah dijelaskan ,dan betapa pentingnya hal itu ,akan tetapi kewajiban masih terus berkelanjutan dan ini termasuk haq2 yang wajib ditunaikan yakni :
👍 memilihkan NAMA yang bagus untuk anak.

Berkata Imam Ibnul Qayyim ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠﻪ dalam menjelaskan pentingnya bab ini :
↔ " Ketika dibalik sebuah nama mengandung makna , terdapatlah hikmah adanya hubungan timbal balik yang sangat mencocoki antara nama dan pemilik nama , dan tidak asing diantara keduanya serta ada hubungan erat , bahkan sebuah nama memiliki pengaruh besar pada pemilik nama tsb ; sebaliknya pemilik nama berpengaruh pada nama yang disandangnya.Penaruh baik atau buruk, ringan atau berbobot,lembut ataupun kasat tergantung dari nama".

       Adalah Rasul ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ menyukai nama yang bagus , Beliau sering menghubungkan makna dari nama2 yang dijumpai baik dalam mimpi beliau maupun dalam keadaan terjaga
❎Sebaliknya Beliau membenci nama2 yang mengandung kemungkaran.
↔Ketika dijumpai adanya hubungan timbal balik yang saling tarik menarik antara nama dan pemilik nama , adanya saling kecocokan , bahkan eratnya seperti antara ruh /nyawa dan badan ,maka
kewajiban orang tua hendaklah menjauhi nama2 haram yang tidak ada hubungannya dengan kaum muslimin , seperti nama2 kuffar , sebab nama berdampak kuat pada jiwa anak.

🌕💐 Dalil2 berkenaan dengan nama sbb :

🌹 Hadits riwayat Imam Muslim (dari kitab Adab / bab bolehnya mentahnik bayi). Dari Sahl bin Sa'd :
Dibawa kepada Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ
Mundzir bin Abi Usaid ketika lahir ,maka Beliau meletakkan dipangkuannya , sedang Abu U said duduk,karena kesibukannya beliau menyuruh Abu Usaid untuk mengambil anaknya lalu dikembalikan.Ketika teringat kembali Beliau bertanya : ?ﺍﻳﻦ ﺍﻟﺼﺒﻲ
dimana bayi tadi ?
Abu Usaid menjawab : sudah saya kembalikan ya Rasulullah.lalu Beliau bertanya : ? ﻣﺎ ﺍﺳﻤﻪ
"Siapa namanya ?"
Dijawab : "fulan"ya Rasulullah , Beliau bersabda :

ﻟﺎ ﻭﻟﻜﻦ ﺍﺳﻤﻪ ﺍﻟﻤﻨﺬﺭ
Tidak,tapi namanya Mundzir.Maka hari itu kami namakan dia Mundzir.

🌹Dalam shohih Muslim juga dalam (kitab AL Fadhoil / bab rahmat beliau ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ kepada anak dan keluarga serta tawadhu'nya) .
Dari hadits Anas ﺭﺿﻲ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻨﻪ berkata : bersabda Rasulullah ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ :

ﻭﻟﺪ ﻟﻲ ﺍﻟﻠﻴﻠﺔ ﻏﻠﺎﻡ ﻓﺴﻤﻴﺘﻪ ﺑﺎﺳﻢ ﺍﺑﻲ ﺍﺑﺮﻫﻴﻢ

"Anakku telah lahir malam ini maka aku beri nama seperti nama bapakku Ibrahim".

✅ Maka BOLEH memberi nama anak dihari pertama kelahirannya , boleh pula mengakhirkan sampai hari ke tujuh hari aqiqahnya , tidak mengapa diajukan atau diundur sedikit dari hari aqiqahnya.

 Hadits Tirmidzi dalam Jami'nya dari (kitab adab / bab nama2 yang disukai) disebutkan hadits:

ﺍﺣﺐ ﺍﻟﺎﺳﻤﺎﺀ ﺍﻟﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ و ﻋﺒﺪ ﺍﻟﺮﺣﻤﻦ

" Nama2 yang paling dicintai oleh ALLAH adalah Abdullah dan Abdurrahman".

BERSAMBUNG ﺍﻥ ﺷﺎء ﺍﻟﻠﻪ

📝Ustaadzah Zainab Ummu Abdillah حفظها الله



---🚲🌴wa Tarbiyatul Aulaad(BILAAD)🚲🌴---

Kitab Huququl Aulad 5

Orang tua tidak boleh menyakiti anak dalam kandungannya , tidak boleh berusaha menggugurkannya.
👉Hendaklah takut kepada ALLAH,berusaha untuk menjaga anak dalam kandungannya,karena inipun termasuk haq anak.
☝Maka tidak boleh seorang ibu yang mengandung memperlemah diri sendiri,tidak mau mengkonsumsi makanan bergizi yang bermanfaat untuk tumbuh kembangnya bayi dalam kandungannya,dengan niat supaya bayinya gugur dan mati,ini KERUGIAN besar و ﺍﻟﻌﻴﺎﺫ ﺑﺎﻟﻠﻪ
DOSA dan menyia"kan haq anak.

       Sungguh saya heran terhadap mereka yang bersaha mati"an untuk membunuh anaknya yang meskipun masih dalam kandungannya.
Apakah mereka tidak tahu nash" dalil" bahwa anak sholih dan sholihah sangat besar manfaatnya untuk orang tuanya di dunia dan akhirat ?!!!
❓Bagaimana luput dari mereka sabda Rosululah ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ :
" ﺍﻥ ﺍﻟﺮﺟﻞ ﻟﺘﺮﻓﻊ ﺩﺭﺟﺘﻪ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ , ﻓﻴﻘﻮﻝ : ﺍﻧﻰ ﻟﻲ ﻫﺬﺍ , ﻓﻴﻘﺎﻝ ﺑﺎﺳﺘﻐﻔﺎﺭ ﻭﻟﺪﻙ ﻟﻚ "
" Sesungguhnya seseorang benar" diangkay derajatnya dalsm syurga , lalu dia bertanya :"dari mana ini?",maka dikatakan : dari eebab istighfar anakmu untukmu ". H.R.Ibnu Majah dan Imam Ahmad.

Maka jika anak dalam kandungannya gugur atau mati akibat usahanya yang ingin menggugurkan kandungannya,bukankah telah luput dan hilang kesempatan untuk mendapati keuntungan dunia akhirat ?! karena bisa jadi anaknya tersebut bakal jadi anak sholih atau sholihah!!!
👉Maka hendaknya orang tua bersungguh" dalam memberi segala kemudahan untuk anaknya dalam masa kehamilan,berusaha semampunya,mengkonsumsi makanan sehat yang bermanfaat untuk bayinya,banyak berdoa dan beribadah,banyak baca Al Qur'an yang besar manfaatnya untuk orang tua juga anaknya.

                BAB 2
                ------
HAQ ANAK SETELAH KELAHIRANNYA..

BERSAMBUNG...di pekan depan ﺍﻥ ﺷﺎﺀ ﺍﻟﻠﻪ

ﻭﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﻧﺒﻴﻨﺎ ﻣﺤﻤﺪ ﻭﻋﻠﻰ ﺍﻟﻪ
ﻭﺍﻟﺤﻤﺪ ﻟﻠﻪ ﺭﺏ العاﻟﻤﻴﻦ

ﺍﺧﺘﻜﻢ ﻓﻲ ﺍﻟﻠﻪ :
ﺍﻡ ﻋﺒﺪ ﺍﻟﻠﻪ ﺯﻳﻨﺐ ﺑﻨﺖ على

Kitab Huququl Aulad 4

Kitab :Huququl Awlad Álal Abaa wa Ummahat
✒Muallif: Syeikh Dr. Abdullah Al Bukhari
⌚Pertemuan Ke-2
💐Diterjemahkan Oleh:
 Ustadzah Ummu Abdillah Zainab binti Ali
(Ma'had As Sunnah Malang)



بسم الله الرحمن الرحيم

Anak merupakan nikmat terbesar yang wajib disyukuri dan wajib pula diberikan hak-hak anak. Adapun hak-hak anak terbagi menjadi dua:

1⃣ Hak sebelum kelahiran anak
 2⃣Hak setelah kelahiran anak di dunia


🔹🔹🔹🔹🔹💎🔹🔹🔹🔹🔹
 HAK ANAK SEBELUM KELAHIRANNYA
🔹🔹🔹🔹💎💎💎🔹🔹🔹🔹

1⃣
PERTAMA:

 👍 Hendaklah bapaknya orang shalih sehingga bermanfaat untuk anak-anaknya bi idznillaah sebagaimana yang lalu telah dijelaskan.

   Termasuk juga disini agar mencari istri shalihah yang kelak menjadi ibu yang shalihah karena ibu yang shalihah akan menjadi dasar pemula yang mendidik anak, guru pertama bagi anak-anak.

 💎 Maka suami yang cerdas akan memilih tanah ladang yang bagus untuk menanamkan benih dengan harapan akan tumbuh hasil panen yang bagus pula.


Allah Ta'alaa berfirman:

 وَالْبَلَدُ الطَّيِّبُ يَخْرُ‌جُ نَبَاتُهُ بِإِذْنِ رَ‌بِّهِ ۖ وَالَّذِي خَبُثَ لَا يَخْرُ‌جُ إِلَّا نَكِدًا
Artinya:

"Tanah yang bagus akan menumbuhkan tanaman (yang bagus) dengan izin Rabb-Nya dan tanah yang jelek tidak akan menumbuhkan kecuali tanaman yang kering yang tumbuh merana. (Q.S Al A'raf 58)


✊Agama kita Islam telah mendorong kita untuk memiliki istri shalihah yang penuh barokah, apabila suami keluar rumah, istri menjaga dirinya, anak-anaknya juga menjaga kehormatan suaminya.

Nabi shallahu 'alaihi wasallam bersabda:

  الدُّنْيَا مَتَاعٌ وَخَيْرُ مَتَاعِ الدُّنْيَا الْمَرْأَةُ الصَّالِحَةُ

💎💎"Dunia ini perhiasan dan sebaik-baik perhiasan dunia adalah wanita shalihah" H.R Imam Muslim

 🍃
Dalam hadist riwayat Bukhari dan Muslim yang artinya:

"Wanita dinikahi karena empat: karena hartanya, keluarganya,kecantikannya dan karena agamanya, maka pilihlah yang beragama kamu akan beruntung"


👆Hadist diatas menjelaskan bahwa yang mendorong laki-laki untuk menikah salah satu dari empat perkara yang terakhir karena agamanya. "Pilihlah wanita karena agamanya maka kamu akan beruntung". rasulullah shallahu 'alaihi wasallam menyuruh laki-laki untuk memilih istri karena agamanya karena inilah yang terbaik (dari ketiga pilihan yang lain).


🍃Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Nabi shallahu 'alaihi wasallam mengkhobarkan ketika beliau ditanya
"Wanita mana yang paling baik?"

Beliau shallahu 'alaihi wasallam menjawab:

التي تسره إذ نظر، وتطيعه إذا أمر، ولا تخالفه في نفسها وماله بما يكره
" Yang menyenangkan (suami) ketika dipandang, dan mentaatinya ketika diperintah, dan tidak melakukan yang dibenci suami baik pada dirinya maupun hartanya" (H.R An-nasai)


Maka: Mencari istri shalihah adalah hak anak yang pertama dan merupakan kewajiban orang tua sebelum kelahiran anak-anaknya di dunia.


✨Abul Aswad Ad Duali berkata kepada anaknya:

"Aku telah berbuat baik kepadamu anakku sejak kamu kecil sampai kamu besar bahkan sebelum kamu dilahirkan"

Mereka bertanya: "Bagaimana Engkau berbuat baik kepada kami sebelum kami lahir?"

Dia menjawab: " Aku telah memilih untuk kalian ibu (yang shalihah) yang kalian tidak akan bisa mencelanya"

✨🌹
Begitu pula seorang wanita, hendaknya memilih laki-laki yang shalih, sehingga bisa saling tolong menolong dalam mendidik anak-anaknya dengan pendidikan yang shalih penuh kemaslahatan sebagai bentuk perwujudan 'ubudiyah/ibadah kepada Allah 'Azza wa Jalla.

➖➖➖➖
2⃣KEDUA:

 Ittiba' / mengikuti sunnah ketika jima': membaca do'a seperti yang ada dalam hadist Bukhari

     بِسْمِ اللهِ اللَّهُمَّ جَنِّبْنَا الشَّيْطَانَ وَجَنِّبِ الشَّيْطَانَ مَا رَزَقْتَنَا

    Artinya: " Bismillaah, Ya Allah jauhkanlah syaithon dari kami dan jauhkanlah syaithon dari apa yang Engkau karuniakan kepada kami"

🌸Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Kemudian apabila ditakdirkan keduanya dalam (jima') itu lahir seorang anak tidak bisa syaithon memberi mudharat kepadanya selamanya. (H.R Bukhari)

🍃Ittiba' mengikuti sunnah dalam perkara ini adalah perkara yang agung karena menunjukkan hakekat peribadatan yang sesungguhnya. Setiap hamba pasti menginginkan agar dirinya juga anak-anaknya dijauhkan dari gangguan syaithon, maka diapun mohon perlindungan kepada Allah Ta'ala dari gangguan syaithon juga mohon kepada Allah Ta'ala agar kelak anak yang akan terlahir dari sulbinya/tulang rusuknya dijauhkan pula dari godaan syaithon.

☝Perhatikan petunjuk Rasul shallahu 'alaihi wasallam yang mengandung kewajiban manusia dalam keadaan jima' dia diperintahkan untuk ittiba' mengikuti sunnah dan sunnah mengandung kebaikan yang banyak.

➖➖➖➖
3⃣KETIGA:

Berdo'a kepada Allah Jalla Jalaaluh yang Maha Agung agar dikaruniai anak shalih. Ini adalah manhaj orang-orang diatas al haq.
🌷
Allah Ta'alaa berfirman:

 رَ‌بَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّ‌يَّاتِنَا قُرَّ‌ةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا

Artinya;

"Rabbanaa, hibahkanlah kepada kami pasangan-pasangan kami dan anak keturunan kami yang menjadi penyejuk mata dan jadikanlah kami imam (contoh yang baik) bagi orang-orang yang bertaqwa" (Q.S Al-Furqan:74)

🌷Allah Ta'ala berfirman tentang Nabi Zakaria 'alaihis salaam:

  قَالَ رَ‌بِّ هَبْ لِي مِن لَّدُنكَ ذُرِّ‌يَّةً طَيِّبَةً ۖ إِنَّكَ سَمِيعُ الدُّعَاءِ

"(Zakariya) berkata: Rabbi hibahkan untukku dari sisimu keturunan yang baik sesungguhnya Engkau Maha Mendengar do'a"
 (Q.S Al Imran:38)

🌹Adapun istri Imron yang bernadzar janin yang ada didalam kandungannya untuk Allah Ta'ala, dia berkata:

"Rabbi, aku nadzarkan bayi dalam kandunganku untuk-Mu maka kabulkanlah do'aku, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui (Q.S Ali Imran:35)

⚠Orang tua harus memperhatikan waktu-waktu mustajabahnya do'a, lalu berdo'a dengan khusyu' penuh harap dengan tawadhu' merendahkan diri kepada Allah Jalla wa Ala agar dia mengaruniakan anak keturunan yang shalih karena dengan lahirnya anak shalih dan shalihah akan membawa kemaslahatan dalam kehidupan manusia bahkan setelah kematiannya.

💎Hal ini seperti sabda Rasulullah shallahu 'alaihi wasallam:

  إِذَا مَاتَ الْإِنْسَانُ انْقَطَعَ عَمَلُهُ إِلَّا مِنْ ثَلَاثٍَ: صَدَقَةٍ جَارِيَةٍ أَوْ عِلْمٍ يُنْتَفَعُ بِهِ أَوْ وَلَدٍ صَالِحٍ يَدْعُو لَهُ

"Apabila manusia mati maka putuslah amalnya, kecuali dari 3: shadaqah jariyah atau ilmu yang bermanfaat atau do'a anak shalih" (H.R Muslim)

🎁💎☝Inilah pahala kebaikan yang terus mengalir setelah wafatnya, betapa banyak kebaikan dan kemaslahatan dari anak yang shalih dan shalihah yang nampak dikehidupan dunia ini apalagi di akhirat kelak, tapi sayang banyak manusia tidak mengetahui!!

Sebagaimana Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ mendorong kedua orang tua untul selalu mendoakan anak anaknya serta meminta tolong keada ALLAH agar dikaruniai anak yang sholih dijauhkan dari godaan syaithon ; begitu pula sebaliknya beliau melarang berdoa 🔥 kejelekan untuk anak,dalam sabdanya :
ﻟﺎ ﺗﺪﻋﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻧﻔﺴﻜﻢ , ﻭﻟﺎ ﺗﺪﻋﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻭﻟﺎﺩﻛﻢ , ﻭﻟﺎ ﺗﺪﻋﻮﺍ ﻋﻠﻰ ﺍﻣﻮﺍﻟﻜﻢ , ﻟﺎ ﺗﻮﺍﻓﻘﻮﺍ ﻣﻦ ﺍﻟﻠﻪ ﺳﺎﻋﺔ ﻳﺴﺄﻝ ﻓﻴﻬﺎ ﻓﻴﺴﺘﺠﻴﺐ ﻟﻜﻢ.
"Janganlah kalian berdoa kejelekan untuk diri kalian,jangan berdoa kejelekan untuk anak" kalian,dan jangan berdoa kejelekan untuk harta kalian , jangan sampai bersamaan waktu dikabulkannya doa sehingga doa dikabulkan". H.R.Muslim.
Bersabda Rosulullah
ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ :
ﺛﻠﺎﺙ ﺩﻋﻮﺍﺕ ﻣﺴﺘﺠﺎﺑﺎﺕ ﻟﺎ ﺷﻚ ﻓﻴﻬﻦ :
ﺩﻋﻮﺓ ﺍﻟﻤﻆﻠﻮﻡ , ﺩﻋﻮﺓ ﺍﻟﻤﺴﺎﻓﺮ , ﺩﻋﻮﺓ ﺍﻟﻮﺍﻟﺪ ﻋﻠﻰ ﻭﻟﺪﻩ.

"Tiga doa yang makbul tidak diragukan : doa orang terdholimi , doa musafir , dan doa orang tua untuk anaknya".
H.R.Bukhori,Tirmidzi,dll.

⚡Disebutkan bahwa ada seorang datang kepada Abdullah ibn Mubarok,dia mengeluhkan tentang anaknya,maka beliau bertanya :"apakah engkau pernah berdoa kejelekan untul anakmu?" oranh itu menjawab : ya ,selanjutnya beliau berkata :"kalau begitu engkau sendiri yang telah merusak anakmu".

      Imam Abu Dawud dalam Sunannya ,dlm kitab Ath Tolaq , bab apabila salah seorang tua masuk Islam , anak akan ikut siapa.
Hadits dari Abdul.Khamid ibn Jakfar berkata menyampaikan kepadaku ayahku dari kakekku Rafi' bin Sinan bahwa dia telah masuk Islam sedang istrinya tidak mau masuk Islam ,maka istrinya mendatangi Rasul ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ sambil berkata : "putriku masih kecil" ,begitu pula Rofi' berucap yang sama ,keduanya memperebutkan putrinya.Maka Rasulullah ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ berkata kepada Rofi' :"duduklah disana". Dan beliau berkata kepada si wanita :"duduklah disini". Dan beliau dudukkan anak kecil itu di tengah diantara kedua ibu bapaknya.Kemudian Beliau memerintahkan kedua orang tuanya untuk memanggil anaknya , setelah dipanggil ternyata anak itu menoleh ke ibunya...maka Nabi ﺻﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ berdoa : ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻫﺪﻫﺎ,ﺍﻟﻠﻬﻢ ﺍﻫﺪﻫﺎ Ya ALLAH beri (anak itu) hidayah ,ya ALLAH beri dia hidayah".👍maka tiba tiba anak itu menoleh kebapaknya dan diambillah oleh bapaknya.

👆Lihatlah bagaimana agungnya sebuah doa , bagaimana besarnya pengaruh doa !!!

Imam Abu Dawud meriwayatkan dalam Sunannya bahwa Nabi ﻋﻠﻴﻪ ﺍﻟﺼﻠﺎﺓ ﻭﺍﻟﺴﻠﺎﻡ bersabda :
ﺍﻟﺪﻋﺎﺀ ﻫﻮ ﺍﻟﻌﺒﺎﺩﺓ
" Doa adalah Ibadah ".
Kudian Beliau membaca ayat :
" ﻭﻗﺎﻝ ﺭﺑﻜﻢ ﺍﺩﻋﻮﻧﻲ ﺍﺳﺘﺠﺐ ﻟﻜﻢ "
" dan RABB kalian berfirman : berdoalah kalian kepadaKU akan AKU kabulkan ".S.Al Ghofir : 60

👉Maka HAK ANAK ATAS ORANG TUA adalah : DOA
agar dikaruniai oleh ALLAH ﺟﻞ و ﻋﻠﺎ anak yang sholih.

Kitab Huququl Aulad 3

Pertemuan ke-3


2. Ketaqwaan orang tua berdampak positif pada anak.

Allah Ta'ala berfirman:
وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالِحًا
Artinya: "Dan adalah kedua orang tuanya adalah orang sholih" ( QS Al-Kahfi : 82)

☝Ayat yang agung ini merupakan dalil yang jelas bahwa orang sholih akan di jaga anak-anaknya, bahwa ibadahnya dan ketaqwaannya kepada Allah Ta'ala serta pertolongan Allah Ta'ala kepadanya sehingga dia mampu mewujudkan hakekat ibadah yang sesungguhnya kepada Allah Ta'ala, juga barokah peribadatannya kepada Allah. Semua itu berdampak juga kepada anaknya dan barokah ibadah maka akan sampai pula kepada anak keturunannya, seperti mereka anak-anaknya mendapati syafaat dari orang tuanya, bahkan terangkat tinggi derajatnya didalam surga.

👉Berkata Said ibnu jubair rahimahullah: dari Abdullah bin Abbas radhiallahu'anhu menjelaskan ayat diatas
وَكَانَ أَبُوهُمَا صَالحا

👉Beliau berkata menafsirkan :
"dijaga kedua anak-anaknya karena kesholihan orang tuanya. Dalam ayat tersebut tidak disebutkan kesholihan kedua anaknya tersebut, tapi kedua anak tersebut "dijaga" karena kesholihan orang tuanya.

👉Berkata Imam Muhammad ibnu Munkadir : "sesungguhnya Allah Azza wa jalla sungguh-sungguh akan menjaga anak seseorang yang menjaga kesholihannya, bahkan terjaga anak cucunya dan anak turunnya akan terus menerus dijaga dan dilindungi oleh Allah Ta'ala.

👉Berkata Al-Imam Ibnu katsir dalam tafsirnya mengenai ayat diatas surah Al-Kahfi : 82, :
 "Dalam ayat diatas menjadi dalil bahwa orang yang sholih akan terjaga anak turunannya, akan sampai barokah dari ibadahnya kepada anak-anaknya didunia dan diakhirat dengan syafaat / pertolongan orang tuanya bahkan akan terangkat tinggi derajat mereka anak-anaknya dalam syurga agar supaya senang dan berbahagia orang tua dengan keberadaan anak-anaknya tersebut, sebagaimana hal itu dijelaskan dalam Al-Qur'an juga As-sunnah, kemudian beliau menyebutkan atsar ibnu Abbas radhiallahu'anhu diatas.

💞✨Seorang hamba yang memelihara dirinya, menjaga ibadah-ibadahnya kepada Allah, rasa takutnya kepada Allah baik ketika dia ridho atau marah, berusaha memberikan hak Allah jalla wa 'ala dengan sebaik-baiknya. Semua itu manfaatnya untuk dirinya juga bermanfaat untuk anak turunannya dan dapat memperbaiki keadaan anak-anaknya dengan izin Allah Ta'ala.

☝Akan tetapi bukan berarti setiap orang sholih anak-anaknya akan menjadi sholih juga, tidak seperti itu, itu bukan kepastian. Maka kita dapati bahkan Nabi Allah ada diantara anak-anaknya yang tidak menempuh jalan bapaknya. Sebagaimana telah lalu dijelaskan perkataan luqman kepada anaknya ketika menasehatinya :

ُ يَا بُنَيَّ لَا تُشْرِكْ بِاللَّهِ إِنَّ الشِّرْكَ لَظُلْمٌ عَظِيمٌ
Artinya: "Wahai anakku, janganlah engkau berbuat syirik kepada Allah, sesungguhnya syirik itu sungguh kezholiman yang paling besar"
(Qs Luqman:13)

💫Allah Ta'ala khobarkan bahwa Dia mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yamg hidup.

☝maksudnya (penterjemah): yang hidup adalah orang mukmin, dan yang mati adalah orang kafir.
Makna mengeluarkan yang hidup dari yang mati adalah mengeluarkan (lahir) mukmin dari oramg kafir, contohnya Nabi Ibrahim alaihissalam lahir dari bapaknya Azar yang kafir, sebaliknya Allah Ta'ala mengeluarkan yang mati dari yang hidup maknanya: mengeluarkan (lahir) kafir dari bapaknya yang mukmin, contohnya: anak-anaknya Nabi Nuh alaihissalam yang kafir.
Dari situ dipahami bahwa tidak selalu orang sholih keluarganya dan anak-anaknya sholih juga. Ini pengecualian, akan tetapi pada umumnya seperti tafsir
(Al. kahfi :82) diatas (penterj)

👉Sebagaimana firman Allah Azza wa Jalla yang artinya :
"Allaah membuat permisalan untuk orang-orang kafir dengan istri Nuh dan istri Luth, keduanya dibawah kekuasaan dua hamba kami yang sholih, lalu keduanya mengkhianati (suaminya) maka Allaah tidak membutuhkan sedikitpun dari kedua (istri) itu, dan akan dikatakan masuklah kalian berdua ke neraka bersama orang-orang yang masuk neraka" Qs. At Tahrim :10

✏Apakah kewajiban orangtua yang pertama kepada anak-anaknya?
☝Kewajiban orangtua yang pertama dan utama kepada anak-anaknya adalah memperbaiki kehidupan akhirat mereka dan juga dunia mereka.

Allah Ta'ala berfirman :

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا قُوا أَنْفُسَكُمْ وَأَهْلِيكُمْ نَارًا
ِ
"Wahai orang-orang yang beriman jagalah dari kalian dan keluarga kalian dari api neraka " Qs. At Tahrim : 6

☝Maka kewajiban pertama orangtua kepada anak-anaknya adalah :
"Memelihara mereka dari api neraka"!

☝Bahkan inilah yang paling afdhol didahulukan orangtua dari anak-anaknya.

❌Tapi yang sangat-sangat mengherankan, mudah didapati kenyataan sebagian orangtua yang merasa amat sangat sedih ketika nilai pelajaran anaknya jatuh, sedih orangtua berkepanjangan!!

❌Tapi sebaliknya ketika nilai-nilai keimanan serta akhlak anaknya jatuh orangtua tidak tersentuh hatinya, tidak ada kesusahan serta kesedihan, kecuali orang yang dirahmati Allaah, akan tetapi sayang jumlah mereka hanya sedikit !!

❌Apabila anak absen pelajaran, gelisah dan marahlah orangtua, tapi ketika putranya absen sholat berjamaah di masjid -khususnya anak laki-laki- engkau dapati sebagian orangtua bahkan mayoritas mereka tidak tergerak hatinya, tenang tanpa ada kemarahan!
Maka hanya kepada Allaah kita mengadu!

☝Padahal perkara-perkara tersebut sangat penting, Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda dalam hadit 'mutafaqun alaihi'
"Tidaklah seorang hamba yang diberi kepemimpinan oleh Allaah, lalu dia tidak menjaganya dengan memberi nasehat, kecuali dia tidak mencium wangi surga"

☝Dan tidak diragukan bahwa kerugian paling besar bagi seseorang adalah : dia yang rugi dirinya sendiri dan rugi keluarganya pada hari kiamat. Wal iyadzubillah..

Allah Ta'ala berfirman :

قُلْ إِنَّ الْخَاسِرِينَ الَّذِينَ خَسِرُوا أَنْفُسَهُمْ وَأَهْلِيهِمْ يَوْمَ الْقِيَامَةِ ۗ أَلَا ذَٰلِكَ هُوَ الْخُسْرَانُ الْمُبِينُ
Artinya :
Katakanlah: "Sesungguhnya orang-orang yang rugi ialah orang-orang yang merugikan diri sendiri dan keluarganya pada hari kiamat". Ingatlah yang demikian itu adalah kerugian yang nyata.
(Qs Az-Zumar : 15)


✏Jeleknya pendidikan anak berdampak buruk terhadap anak juga untuk masyarakat bahkan untuk negara.

👉Berkata Abdul Rahman bin Nasir As- Sa'diy :
"Adapun mengabaikan anak-anak mudharatnya besar, sangat berbahaya.
Bagaimana pendapatmu andaikata engkau mempunyai kebun lalu engkau rawat kebunmu itu sehingga subur pohon-pohonnya, berbuah banyak, juga subur dan indah bunga-bunganya, tapi kemudian engkau abaikan kebun tersebut, engkau tinggalkan tidak lagi engkau jaga, tidak engkau sirami, tidak engkau bersihkan dari penyakit-penyakit tanaman.

☝❌Bukankah itu puncak kebodohan dan kedunguan?

❌💦Lalu bagaimana engkau abaikan anak-anakmu padahal mereka adalah buah hatimu, darah dagingmu, bahkan foto copy mu, bagian dari jiwamu, dia penggantimu, hidup dan matimu, yang kebahagiaan mereka merupakan kebahagiaanmu, dan kesuksesan mereka engkaupun dapati kebaikan yang banyak.

وَمَا يَذَّكَّرُ إِلَّا أُولُو الْأَلْبَاب
"Tidak ada yang bisa mengambil pelajaran kecuali orang-orang yang memiliki hati"
Qs. Al Imran :7

Bersambung insyaAllaah...💫


✏Wa Tarbiyatul Aulaad📝

Kitab Huququl Aulad 2

Pertemuan -2

☝Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda dalam hadits yang mahsyur riwayat Bukhari dan Muslim, yang artinya :
"Setiap kalian adalah pemimpin , dan setiap kalian akan ditanya tentang kepemimpinannya, maka seorang imam yang memimpin manusia adalah pemimpin dan dia ditanya tentang kepemimpinannya, dan seorang laki-laki adalah pemimpin dan akan ditanya tentang kepemimpinannya..."

💦Berkata Imam Ibnul Qoyyim rahimahullah :
"Betapa banyaknya anak yang sengsara, menderita dunia dan akhirat dikarenakan orangtuanya yang mengabaikannya, tidak mendidiknya, bahkan dia merasa telah memuliakan anaknya. Padahal dia telah mengabaikannya.
Dia mengira telah menyayangi anaknya, padahal hakekatnya dia telah mendholiminya.
Hilanglah kesempatan untuk mendapatkan manfaat dari anaknya, dia rugi di dunia dan akhiratnya.
Dan jika kamu memperhatikan kerusakan pada anak, maka kamu dapati mayoritas penyebabnya adalah orangtuanya."
(Dari kitab :تحفة المودود بأ حكام المولود ,hal 351)

💦Beliau juga berkata :
"Mayoritas kerusakan kerusakan anak-anak karena orangtuanya yang mengabaikan mereka, tidak mendidik mereka, mengajarkan kewajiban-kewajiban agama dan sunnah-sunnahnya.
Mereka sia-siakan anak-anaknya di masa kecilnya.
Maka akhirnya orangtua tidak memperoleh manfaat dimasa dewasanya, sehingga yang terjadi ketika sebagian orang mencela anaknya yang durhaka, spontan si anak menjawab :
"Wahai ayahku engkau telah durhaka kepadaku ketika aku masih kecil, engkau sia-siakan aku dimasa kecilku, maka akupun menyia-nyiakanmu dimasa tuamu"
(Dr kitab : تحفة المودود بأ حكام المولود ,hal 337)

☝Oleh karena itulah anak mempunyai hak atas orangtuanya, yang harus diberikan kepada anak-anaknya, dan kelak akan ditanya setiap orangtua dihadapan Allaah azza wa jalla tentang anak-anaknya.

-----------------------------------

👉Kami akan jelaskan permasalahan penting ini dalam dua poin berikut ini :

1⃣ Pertama : Makna ' الحق ' 'Haq' dan maksudnya
Kami katakan : "Sesungguhnya anak-anak mempunyai haq atas orangtua mereka"

Apa maksud 'Haq" disini?
الحق lawannya الباطل
(Haq lawan katanya Bathil)

Al Haq الحق adalah salah satu dari nama-nama Allaah azza wa jalla.
Al haq الحق juga mengandung banyak makna, antara lain :

الموتـ, الصدقـا,لملكـ ,الاسلامـ, العدل

( adil, Islam, Milik, Jujur/benar, kematian)
Dan lain lain

(Al haq )الحق ~ mufrod, tunggal. Bentuk jamaknya الحقوق
Demikianlah makna Al Haq الحق secara bahasa.

☝Adapun makna Al Haq الحق ditinjau dari syari'at adalah: bahwa Al Haq الحق dihubungkan dengan ketetapan hukum, kita tau bahwa hukum (syariat) lebih umum dari sekedar "Wajib" atau "Sunnah".
Maka hukum yang tsabit kadang-kadang Wajib, atau kadang-kadang Mandub/ Sunnah, dan kadang-kadang Mubah.

🎀Misalnya dalam hadits Abu Hurairah radhiallahuanhu berkata, bahwa Rasulullah shalallahu alaihi wassalam bersabda :
"Hak muslim terhadap sesama muslim ada 5 (lima):
Menjawab salam, menjenguk orang sakit, mengantar jenazah, mendatangi undangan, dan mend'akan bagi yang bersin"
(Hr. Bukhari Muslim)

☝Kata Haq dalam hadits ini pada :
1. Mengunjungi orang sakit
2. Mengantar jenazah
Maknanya : Mandub/Sunnah

☝Adapun mendatangi undangan hukumnya
a. Terkadang Wajib, jika undangan khusus dan dalam acara tersebut tidak ada kemungkaran yang menghalangi untuk didatangi
b. Terkafang Sunnah, jika undangan umum bukan undangan khusus

Keterangan pent.:
Undangan khusus maksudnya : yang diundang sedikit,orang-orang tertentu saja
Undangan Umum maksudnya : yang diundang banyak orang.

☝Dan "mendoakan orang yang bersin"
Keterangan pent : dengan ucapan يرحمك الله yarhamukallah (semoga Allaah merahmatimu)
Makna Haq disini adalah 'Wajib'.

👉Jadi makna Haq dalam kajian kita ini, mengandung makna Wajib atau Mandub/Sunnah

Maknanya : Haq anak yang Wajib diterimanya, atau yang Sunnah diterima oleh anak.


2⃣ Kedua ; Ketaqwaan orangtua berdampak positif terhadap anak-anak


💫Bersambung insyaaAllaah...

Kitab Huququl Aulad 1

📗kajian dari kitab HUQUQUL AWLAD (Pertemuan ke-1)


Ditulis oleh ustadzah zainab ummu abdillah 

📚Ma'had As sunnah Malang

Bismilah walhamdulillah wassholatu wassalamu ala rosulillah wa man waalah amma ba'du:
akhowaty fillah rohimani wa rohimakumullah dengan izin dan ridho ALLAH TA'ALA kita memulai kajian kitab HUQUQUL AWLAD ALAL ABA' WAL UMMAHAT  

kajian dari kitab HUQUQUL AWLAD
Yg maknanya HAK ANAK TERHADAP PARA BAPAK DAN IBU adalah bisa bermakna "kewajiban orang tua terhadap anak" yg ditulis oleh SYEKH DR. ABDULLAH BIN ABDURROHIM ALBUKHARI Hafidhahullah,beliau adalah dosen Fakultas Hadits di Jamiah Islamiyyah Madinah

Dalam muqoddimah setelah memuji ALLAH beliau menulis:
"saudaraku tidak diragukan bahwa hubungan antara anak dan orang tuanya sangat erat,dan ini merupakan nikmat dari ALLAH TA'ALA kepada hamba yang mukmin.
eratnya hubungan tersebut nampak jelas bagi yang memperhatikan ALQUR'AN DAN ASSUNNAH.

perhatikan wasiat ALLAH TA'ALA dalam Surah AnNisa'11 yg artinya:
"ALLAH wasiatkan kepada kalian tentang anak-anak kalian".

kita tahu wasiat hanya ada dalam dan untuk sesuatu yang muhim/penting.    
 
Juga kita dapati bahwa para nabi telah menampakkan akhlaq mulia kepada bapak-bapak mereka dan mendakwahi mereka kepada al-haq.

Sebagai contoh Nabi Ibrohim 'alaihissalam ketika berkata kepada bapaknya dalam firman ALLAH TA'ALA surah Al An'am:74
"dan ketika Ibrohim berkata kepada bapaknya Azar apakah engkau menjadikan berhala sebagai sesembahan,sungguh aku melihat kamu dan kaummu dalam kesesatan yang nyata".

Dalam ayat lain surah Maryam:42
"ketika dia (Ibrohim)berkata kepada bapaknya wahai bapakku mengapa kamu beribadah kepada sesuatu yang tidak bisa mendengar dan melihat dan tidak bermanfaat untukmu sedikitpun".

Juga kita dapatkan dalam Al-Quran percakapan para nabi alaihimusholatu wassalam kepada anak-anak mereka dengan cara yang santun lembut penuh kasih sayang.misalnya:

Dalam surahAl Baqoroh:133
ALLAH TA'ALA berfirman;
"apakah kalian menyaksikn ketika hampir datang kematian Ya'qub, ketika dia berkata kepada anaknya apakah yang akan kalian ibadahi setelah (kematian)ku nanti. Mereka menjawab kami beribadah kepada Tuhanmu diTuhan bapakmu Ibrohim Ismail dan Ishaq Tuhan yang satu dan kami berserah diri kepadaNYA".

Berkata Ibrohim Alkholil kepada anaknya Ismail. Dalam surahbAsh Shofaat:102 :
"duhai anakku sesungguhnya aku bermimpi menyembelihmu, bagaimana pendapatmu?".

Dan berkata Luqman kepada anaknya. Dalam surah Luqman:13:
"wahai anakku janganlah kamu menyekutukan ALLAH sesungguhnya syirik itu benar-benar kedholiman yang besar".

Adapun dalam Sunnah juga banyak dijelaskan kuatnya hubungan orang tua dan anak.
antara lain dlm hadits Riwayat An Nasai.
Rosulullah alaihisholatu wassalam bersabda:
"Sesungguhnya ALLAH akan bertanya kepada setiap pemimpin tentang yang dipimpin,apakah dijaga atau disia-siakan, sampai akan bertanya kepada seorang lelaki tentang keluarga
nya".

💫BERSAMBUNG INSYAALLAH...